KOTA – Harga sejumlah bumbu masak mulai mengalami kenaikan harga di Lamongan. Di antaranya bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, dan telur. Terdongkraknya harga diduga bukan karena minimnya pasokan, tapi akibat meningkatnya konsum si masyarakat. ‘’Kalau awal-awal bulan lalu hanya satu bahan kebutuhan pokok yang harganya naik signifikan. Tapi mulai pertengahan bulan ini mulai merata,’’ kata seorang pedagang di Pasar Sidoharjo Lamongan, M. Maitan Ridwan senin (16/4).
Menurut dia, kenaikan tertinggi pada cabai merah besar mencapai Rp 18 Ribu per kg. Yakni dari Rp 30 Ribu menjadi Rp 48 Ribu per kg. Sedangkan bawang merah naik Rp 10 Ribu, dari Rp 24 Ribu menjadi Rp 34 Ribu per kg. ‘’Untuk bawang putih sejak naik beberapa waktu lalu, tak turun lagi harganya,’’ ujar Dwan, sapaan akrab M. Maitan Ridwan. Kemudian bulan lalu cabai rawit masih Rp 24 Ribu per kg, kini menjadi Rp 32 Ribu per kg.
Kenaikan juga terjadi pada telur ayam. Yakni dari Rp 18 Ribu menjadi Rp 21 Ribu per kg. ‘’Naiknya sedikit-sedikit tapi tiap hari. Pasokan sebenarnya banyak. Mungkin kenaikan harga disebabkan yang belanja semakin banyak,’’ kata Dwan. Sedangkan jenis sayuran, tambah dia, harganya masih cukup stabil, meski banyak didatangkan dari luar daerah.
Kasi Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Khairil Huda tak menampik jika harga kebutuhan dapur perlahan naik setiap menjelang bulan puasa. ‘’Saya pantau juga ada beberapa yang mulai naik. Memang sudah tradisi kalau mau Ramadan harga naik. Apalagi kalau mendekati Lebaran nanti,’’ pungkasnya.
Editor : Muhammad Suaeb