Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Menilik Kembali Jembatan Sosrodilogo dan Dampak Positifnya Untuk Sektor Ekonomi

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 22:30 WIB
(Bhagas Dani Purwoko/RDR.BJN)
(Bhagas Dani Purwoko/RDR.BJN)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Karena Kabupaten Bojonegoro dikelilingi oleh Bengawan Solo, perahu kecil menjadi sarana transportasi yang kerap digunakan untuk menyebrang antara daerah satu ke daerah lain. Salah satunya adalah antara kecamatan Bojonegoro dan Kecamatan Trucuk.  

Sebagai bentuk pemerataan pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membangun Jembatan Sosrodilogo untuk memudahkan mobilitas masyarakat setempat. Berada di  Desa Klangon, Kec. Trucuk, Jembatan Sosrodilogo menjadi penghubung Bojonegoro kota dengan wilayah Kecamatan Trucuk.

Dengan biaya pembangunan Rp 100 miliar, jembatan mulai dibangun sejak tahun 2016, saat Bojonegoro masih dalam masa kepemimpinan Dr. Suyoto, atau biasa dipanggil Kang Yoto. Pembangunan Jembatan selesai dalam kurun waktu 4 tahun, dengan panjang 145 meter dan lebar 9 meter, dan diresmikan oleh Bupati selanjutnya yaitu Anna Muawanah pada tahun 2019.

Nama Sosrodilogo sendiri diambil dari nama Bupati Bojonegoro ke-15, yaitu Raden Tumenggung Aria Sosrodilogo. Ia juga merupakan putra dari bupati ke-13, Raden Tumenggung Purwonegoro.  Megahnya Jembatan Sosrodilogo memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, karena terdapat jalur khusus untuk jalan kaki dan sepeda, yang terletak di kiri dan kanan jembatan, yang pastinya terpisah dengan jalur kendaraan motor dan mobil. 

Baca Juga: Fantastis! Rehabilitasi Jembatan Sosrodilogo Telan Anggaran hingga Rp 2,9 M

Selain memudahkan mobilitas, proyek yang ditangani langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum ini memberikan dampak postif di sektor ekonomi, karena dengan pesona infrastruktur tersebut banyak masyarakat yang kerap datang, sehingga membuat UMKM sekitar ramai pembeli.

Selain itu mulai berdiri warung baru atau café bagi anak muda dengan menawarkan view bengawan solo beserta jembatan baru tersebut. Kemudian ketika malam tiba, terdapat lampu warna warni yang  menambah estetika jembatan.

Sehingga pembangunan Jembatan Sosrodilogo memiliki dapak positif bagi masyarakat karena selain memudahkan mobilitas juga meningkatkan pendapatan. Dengan daya Tarik utama berupa suguhan bagunan Jembatan Sosrodilogo dan Sungai Bengawan Solo. (mae-mgg/edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#jembatan #klangon #umkm #Ekonomi #trucuk #jembatan sosrodilogo #bojonegoro #mobilitas #Infrastruktur