RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pernah berniat membuka TikTok hanya selama lima menit, tetapi akhirnya menghabiskan waktu hampir satu jam? Kebiasaan terus menggulir video pendek ternyata bukan sekadar soal kurangnya disiplin.
Format konten TikTok memang dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang cepat, personal, dan terus berlanjut. Hal ini membuat pengguna mudah berkata, “satu video lagi”, lalu kembali melakukan scroll.
1. Video Selalu Berubah
Video pendek memberikan informasi atau hiburan dalam waktu singkat. Setelah satu video selesai, pengguna langsung mendapatkan konten berikutnya tanpa harus memilih secara aktif.
Rasa penasaran terhadap video selanjutnya membuat aktivitas scroll terasa sulit dihentikan.
Baca Juga: 8 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Kualitas Tidur
2. Otak Menyukai Hal yang Tidak Terduga
Setiap kali menggulir, pengguna tidak tahu video seperti apa yang akan muncul. Bisa berupa video lucu, informasi menarik, drama, hingga konten yang sesuai dengan hobi.
Ketidakpastian tersebut dapat membuat pengguna terus mencari video berikutnya karena berharap menemukan sesuatu yang lebih menarik.
3. Algoritma Mempelajari Kebiasaan Pengguna
Semakin sering seseorang menonton, menyukai, membagikan, atau berhenti lebih lama pada jenis video tertentu, semakin banyak pula konten serupa yang kemungkinan muncul di beranda.
Akibatnya, pengguna bisa merasa TikTok selalu memiliki konten yang sesuai dengan minatnya.
4. Tidak Ada Batas yang Jelas
Menonton satu episode film memiliki titik akhir. Membaca satu artikel juga memiliki halaman terakhir.
Sementara itu, video pendek terus tersedia. Setelah satu video selesai, video berikutnya langsung muncul. Tidak adanya titik berhenti yang jelas membuat seseorang lebih mudah kehilangan kesadaran terhadap waktu.
5. Scroll Bisa Menjadi Pelarian Singkat
Saat bosan, lelah, atau ingin menghindari pekerjaan yang terasa berat, membuka media sosial dapat menjadi aktivitas yang terasa mudah dan menyenangkan.
Masalahnya, “istirahat sebentar” bisa berubah menjadi puluhan menit jika tidak disadari.
Bagaimana Agar Tidak Terlalu Lama Scroll?
Jika merasa waktu banyak habis untuk TikTok, beberapa kebiasaan sederhana bisa dicoba:
-
Tentukan batas waktu sebelum membuka aplikasi.
-
Gunakan fitur pengingat waktu penggunaan jika tersedia.
-
Hindari membuka TikTok ketika sedang mengerjakan tugas penting.
-
Matikan notifikasi yang tidak diperlukan.
-
Letakkan ponsel lebih jauh ketika hendak tidur.
-
Ganti kebiasaan scroll dengan aktivitas singkat seperti berjalan, membaca, atau berbicara dengan orang lain.
Baca Juga: 7 Tips Mengurangi Insomnia agar Tidur Lebih Nyenyak dan Tubuh Kembali Bugar
Yang paling penting adalah menyadari kapan dan mengapa kita mulai melakukan scroll tanpa tujuan.
TikTok sendiri bukan berarti selalu buruk. Media sosial dapat menjadi sumber hiburan dan informasi. Namun, jika penggunaan mulai mengganggu tidur, pekerjaan, belajar, atau aktivitas sehari-hari, sudah saatnya kebiasaan tersebut mulai diatur.
Jadi, kalau Anda sering berniat scroll lima menit tetapi berakhir berjam-jam, Anda tidak sendirian. Format video pendek, rasa penasaran, personalisasi konten, dan kebiasaan mencari hiburan cepat dapat membuat aktivitas sederhana ini terasa sulit dihentikan. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko