Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

APBD Bojonegoro Tak Dapat Tambahan DAU

D
Penulis: Dewi Safitri❯
APBD Bojonegoro Baru Terserap Rp 1,6 Triliun
APBD Bojonegoro Tak Dapat Tambahan DAU

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kabupaten Bojonegoro tidak mendapat tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) yang tidak ditentukan penggunaannya pada Agustus 2026. Kondisi ini berbeda dengan Kabupaten Lamongan yang memperoleh tambahan DAU sebesar Rp 334,9 miliar pada 7 Agustus lalu.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro Teguh Ratno Sukarno mengatakan, Bojonegoro tidak mendapat tambahan DAU karena pemerintah daerah (pemda) dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan pembayaran gaji dan tunjangan pegawai negeri sipil daerah (PNSD), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Bojonegoro tidak mendapat tambahan DAU pada Agustus karena pemda dianggap masih mampu menyelesaikan pembayaran gaji dan tunjangan PNSD, termasuk PPPK,” terangnya.

Advertisement

Sebaliknya, pada 7 Agustus 2026, Kabupaten Lamongan mendapat tambahan DAU yang tidak ditentukan penggunaannya sebesar Rp 334,9 miliar. Tambahan tersebut digunakan untuk memenuhi kekurangan pembayaran tunjangan, termasuk tunjangan PPPK.

“7 Agustus, Kabupaten Lamongan mendapat tambahan DAU tidak ditentukan penggunaannya sebesar Rp 334,9 miliar,” jelas Teguh.

Advertisement

Menurut dia, DAU yang tidak ditentukan penggunaannya memang sebagian besar dialokasikan untuk membiayai gaji dan tunjangan aparatur daerah, termasuk PPPK.

Di Bojonegoro, pagu DAU yang tidak ditentukan penggunaannya pada 2026 mencapai Rp 1,196 triliun. Nilai tersebut meningkat sekitar Rp 330,67 miliar dibandingkan pagu 2025 sebesar Rp 865,5 miliar.

Hingga Juli 2026, realisasi DAU yang tidak ditentukan penggunaannya di Bojonegoro telah mencapai sekitar Rp 797,4 miliar.

Berdasarkan data KPPN Bojonegoro, pagu DAU yang tidak ditentukan penggunaannya menjadi komponen terbesar dibandingkan DAU yang ditentukan penggunaannya. Tahun ini, Bojonegoro hanya mendapat pagu DAU pendanaan kelurahan sekitar Rp 2,2 miliar dan DAU bidang kesehatan Rp 26,3 miliar.  (ewi/zim)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DAU Tidak Ditentukan Penggunaannya Naik Rp 330,6 Miliar, Dari Rp 865,5 M Naik Rp 1,196 T

DAU Tidak Ditentukan Penggunaannya Naik Rp 330,6 Miliar, Dari Rp 865,5 M Naik Rp 1,196 T

Alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) yang tidak ditentukan penggunaannya untuk Kabupaten Bojonegoro meningkat cukup signifikan pada 2026. 

Produksi Padi Bojonegoro Tertinggi Sementara Se-Jawa Timur

Produksi Padi Bojonegoro Tertinggi Sementara Se-Jawa Timur

Berdasarkan angka sementara Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur dalam Berita Resmi Statistik (BRS) Nomor 71/11/35/Th. XXIV, 2 November 2026, Kabupaten Bojonegoro menempati peringkat pertama sebagai daerah dengan produksi padi.

Januari hingga Oktober Tercatat 243 Diska, 14 Anak di Kabupaten Bojonegoro Kawin di Bulan Oktober

Januari hingga Oktober Tercatat 243 Diska, 14 Anak di Kabupaten Bojonegoro Kawin di Bulan Oktober

Kabupaten Bojonegoro masih belum bebas dari perkawinan anak. Berdasarkan data Pengadilan agama (PA) setempat, mencatat 14 pengajuan dipensasi kawin (diska) selama oktober 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer