Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kepribadian yang Membuatmu Disukai Banyak Orang, Tanpa Perlu Berpura-pura

Hakam Alghivari • Kamis, 10 Juli 2025 | 13:05 WIB
Ilustrasi perempuan menarik yang mampu membuat seseorang nyaman berada di dekatnya
Ilustrasi perempuan menarik yang mampu membuat seseorang nyaman berada di dekatnya

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Mengapa ada orang yang mudah disukai, bahkan tanpa banyak usaha? Mereka bukan yang paling cantik, paling lucu, atau paling pandai berbicara.

Namun kehadiran mereka terasa nyaman dan menyenangkan. Sementara yang lain — mungkin lebih menarik atau cerdas — justru terkesan "susah didekati".

Apa rahasianya? Jawabannya ada pada kualitas kepribadian yang tulus, bukan pada pencitraan. Dan menurut banyak psikolog, termasuk yang ditulis dalam Psychology Today, kepribadian yang disukai bukan soal tampil sempurna, melainkan soal menjadi otentik, hadir penuh, dan mampu menciptakan rasa aman secara emosional.

1. Otentik: Jadi Diri Sendiri (Tapi Versi yang Peka)

Orang yang otentik cenderung disukai karena mereka tidak memakai topeng. Mereka tahu siapa diri mereka, dan tidak berpura-pura menjadi orang lain demi diterima.

Menurut Dr. Leon F. Seltzer, psikolog klinis yang menulis di Psychology Today, “Kualitas otentik menciptakan rasa percaya. Orang cenderung membuka diri ketika merasa lawan bicaranya jujur dan tidak manipulatif.”

Namun keotentikan bukan berarti bicara sejujurnya tanpa filter. Orang yang disukai tetap menjaga empati dan sensitivitas sosial, sehingga kehadirannya tidak terasa menghakimi.

2. Punya Kemampuan Mendengarkan Aktif

Orang yang populer secara alami sering kali bukan karena banyak bicara, tetapi karena tahu kapan harus diam dan menyimak dengan sungguh-sungguh.

Dalam konteks ini, “didengarkan” menjadi bentuk kasih sayang tersendiri. Apalagi jika disertai bahasa tubuh yang menunjukkan perhatian: kontak mata, anggukan kecil, atau ekspresi yang mencerminkan empati.

Penelitian dalam jurnal Personality and Individual Differences menunjukkan bahwa pendengar aktif cenderung dipersepsikan lebih hangat dan menarik dalam interaksi sosial.

3. Tidak Takut Menertawakan Diri Sendiri

Alih-alih ingin selalu tampil sempurna, orang yang mudah disukai justru bisa menertawakan kekonyolan mereka sendiri. Ini menunjukkan mereka aman secara emosional — tidak defensif, tidak rapuh.

Sikap seperti ini menciptakan ruang psikologis yang menyenangkan. Lingkungan menjadi tidak kaku. Ini adalah bentuk kerendahan hati yang jarang ditemukan, tapi sangat menular secara sosial.

Baca Juga: Morning Routine ala Orang Sukses: Bisa Kamu Tiru Mulai Besok

4. Konsisten dalam Perilaku

Poin ini terlihat sederhana, tapi penting: orang menyukai kepribadian yang konsisten dan dapat diprediksi secara emosional.

Artinya: tidak moody ekstrem, tidak menebar kebingungan lewat perubahan sikap yang drastis. Konsistensi membuat orang lain merasa aman — mereka tahu apa yang bisa diharapkan dari kita.

Menurut Psychology Today, ini disebut sebagai emotional stability, dan sangat terkait dengan faktor "agreeableness" dalam Big Five Personality Traits.

5. Membuat Orang Lain Merasa Bernilai

Kepribadian yang disukai tahu bahwa relasi bukan soal tampil menonjol, melainkan soal membuat orang lain merasa penting. Ini bukan teknik, tapi hasil dari rasa peduli yang tulus.

Mereka memberi pujian yang jujur, mengingat hal kecil tentang orang lain, dan hadir dengan perhatian penuh — bukan sekadar menunggu giliran bicara.

Disukai Itu Efek Samping, Bukan Tujuan

Dalam dunia yang penuh pencitraan, menjadi orang yang otentik, penuh perhatian, dan rendah hati adalah hal yang langka — sekaligus sangat menarik. Kepribadian seperti ini tidak dibentuk dengan teknik sosial yang rumit, melainkan dari proses mengenal dan menerima diri sendiri.

Akhirnya, orang yang disukai banyak orang tidak sedang mengejar popularitas. Mereka hanya hadir sebagai versi terbaik dari dirinya sendiri — dan justru karena itulah mereka dicintai. (kam)

Editor : Hakam Alghivari
#Perempuan #psikologi #kepribadian #mudah disukai