Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Wisata Religi Wali Kidangan Sepi Kunjungan di Hari Biasa, Masih Jadi Jujukan Peziarah

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 6 April 2025 | 19:00 WIB
MASIH SEPI: Objek Wisata Religi Wali Kidangan di Kecamatan Malo ini masih sepi pengunjung.  (SEPTI SETYO WANDANI/RADAR BOJONEGORO)
MASIH SEPI: Objek Wisata Religi Wali Kidangan di Kecamatan Malo ini masih sepi pengunjung. (SEPTI SETYO WANDANI/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tidak hanya kaya wisata alam dan buatan, Bojonegoro juga memiliki banyak potensi wisata religi. Ini menjadi pilihan tersendiri bagi sebagian orang. Khususnya muslim.

Namun, disayangkan tidak semua terawat dengan baik. Seperti Wisata Religi Wali Kidangan yang butuh perhatian.

Jaraknya pun terbilang tidak cukup jauh dan masih asri. Terletak di Dusun Kidangan, Desa Sukorejo, Kecamatan Malo. Berjarak sekitar 22 kilo meter (KM) atau 30 menit jika ditempuh menggunakan motor. Wali dengan nama asli Syekh Mukodar itu juga dikenal dengan sebutan Pangeran Kumbang Ali-Ali atau Pangeran Narasoma.

Menjadi destinasi wisata religi, banyak peziarah melakukan kunjungan dari berbagai daerah. Keindahan alam, nilai sejarah, dan spiritual sangat melekat. Menjadikan tempat satu ini semakin diminati. Didukung kondisi alam yang masih segar. Tidak jarang saat Ramadan banyak orang melakukan ziarah makam.

Kedatangan dimaksud untuk berdoa serta mengenang perjuangan Wali Kidangan dalam menyebarkan Islam di Bojonegoro. ‘’Kalau Kamis Legi dan Jumat Pahing selalu ramai. Kalua hari biasa tidak pasti. Tapi, setiap hari ada yang ziarah,” tutur Widodo Penjaga Makam Wali Kidangan.

Dia melanjutkan, peziarah datang dari Mojokerto, Pamekasan, Jombang, sampai Sidoarjo. Juga, Blora dan Ponorogo. Karena berdekatan dengan lokasi Wisata Edukasi Gerabah (WEG) Malo membuat minat anak sekolah berziarah terbilang rendah. Karena WEG dianggap lebih interaktif dan menyenangkan. ‘’Karena kurangnya pemahaman tentang sejarah dan nilai spiritual Wali Kidangan menjadi salah satu faktor anak kurang antusias,” katanya.

Widodo berharap, semakin banyak anak muda tertarik untuk berkunjung ke makam. Karena tidak hanya bisa sebagai destinasi wisata religi tapi juga sarana mengenal sejarah dan nilai-nilai keislaman. (wan/yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Sukorejo #peziarah #religi #malo #ziarah makam #jumat pahing #kamis legi #Lebaran #islam #wisata religi #wisata edukasi #bojonegoro #wisata alam #ziarah #Wali Kidangan