Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

17 Goa di Desa Sumberarum Direncanakan Jadi Destinasi Wisata Alam

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 19 Januari 2025 | 19:58 WIB
POTENSI WISATA: Goa Macan di Desa Kunci, Kecamatan Dander ini belum dikelola maksimal. Pengelolaannya masih menunggu bupati dan wakil bupati terpilih dilantik. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
POTENSI WISATA: Goa Macan di Desa Kunci, Kecamatan Dander ini belum dikelola maksimal. Pengelolaannya masih menunggu bupati dan wakil bupati terpilih dilantik. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

 

POTENSI wisata perlu digarap serius, untuk membangkitkan sektor wisata. Pemerintah desa (pemdes) berencana mengelola goa menjadi destinasi wisata. Di antaranya Pemdes Ngunut, Kunci, dan Sumberarum.

Namun, masih menunggu pemerintahan baru, bupati dan wakil bupati (wabup) terpilih. ‘’Data sementara yang kami dapat dari inventarisir perangkat desa (perades) ada empat desa punya goa,” kata Camat Dander Mujianto.

Dia melanjutkan, empat desa meliputi Desa Ngunut dengan nama Goa Landak; Desa Dander dengan Goa Sumurup, Landak, dan Kebo; serta Goa Macan di Desa Kunci.

Kemudian, 17 goa di Desa Sumberarum. Di antaranya Goa Sumur, Lowo, lawang, Pule, Munggah, Gampeng, Buler, dan Payung. Dilanjutkan Goa Pawon, Gogor, Cumpleng, Macan, Barat, Thinting, Cengunguk, Landak, dan Segawe. ‘’Untuk perkiraan volume atau diameter ada yang sudah dan belum terdata,” imbuhnya.

Muji mendorong pemdes menumbuhkan dan meningkatkan sektor wista di masing-masing desa. Namun, pemerintah kabupaten (pemkab) memiliki organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang lebih berwenang di bidang tumbuh kembang sektor pariwisata.

‘’Dari kecamatan tentu ada upaya mendorong pemdes untuk menumbuhkan dan meningkatkan sektor wisata masing-masing desa,” klaimnya.

Kepala Desa (Kades) Ngunut Suwarno membenarkan, desanya memiliki satu goa dan berpotensi dijadikan wisata. Bahkan, berdasar pengakuannya pernah membahas dengan pihak Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bojonegoro dan disambut baik.

‘’Iya, ada rencana dikelola tapi belum ada kepastian. Menunggu bupati baru,” ucapnya.

Daftar Goa yang ada di Kecamatan Dander (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Daftar Goa yang ada di Kecamatan Dander (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

Dia melanjutkan, Goa Landak di wilayah dipimpinnya masuk dalam kawasan hutan. Sedangkan, akses jalan dinilai belum memadai. Jika masuk ke dalam goa masih rawan karena belum ada yang pernah masuk. ‘’Iya, masuk kawasan hutan. Pernah ngobrol sama perhutani terkait itu sangat setuju,” katanya.

Kades Sumberarum Vinsensius Sugeng menambahkan, desanya memiliki kurang lebih 17 goa. Berencana dijadikan destinasi wisata menunggu penanganan pemkab.

Sebab, masuk kawasan hutan. ‘’Iya, nanti biar pemkab yang menangani, karena masuk kawasan hutan. Yang desa cuma Goa Sumur tempat (punden) untuk sedekah bumi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Kesejahreraan Rakyat (Kesra) Desa Kunci Taji Masanto mengatakan, goa di desanya tidak hanya satu, melainkan dua. yakni Goa Macan dan Telo. Namun, volume atau diameter Goa Telo terbilang kecil.

Berencana mengelola goa tersebut menjadi tempat wisata. ‘’Ada dua goa. Satunya kecil Goa Telo. Dan rencana mengelola tetap ada tapi belum tahu kapan,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kades Dander Juprianto mengatakan, desanya tidak memiliki goa. Sebaliknya, hanya di Desa Ngunut, Kunci, dan Sumberarum. ‘’Desa Sumberarum dan Kunci yang ada. Desa Dander tidak ada, kalau Goa Landak di Desa Ngunut,” jelasnya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#pariwisata #camat #Pemkab #kunci #Wisata #destinasi wisata #sedekah bumi #sumberarum #kph #perades #perhutani #dander #pemerintahan baru #potensi wisata #bojonegoro #nGunung Mayon #Pemdes #Sektor Wisata #goa #opd #kades