Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Warung STMJ Mulai Bergeliat di Bojonegoro: Konsumsi Wedang Rempah Lebih Nikmat saat Cuaca Tak Bersahabat

Hakam Alghivari • Sabtu, 10 Agustus 2024 | 20:30 WIB
JAGA STAMINA: Pelanggan menikmati wedang rempah untuk menjaga stamina tubuh.
JAGA STAMINA: Pelanggan menikmati wedang rempah untuk menjaga stamina tubuh.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Asupan vitamin menjadi penting dalam menjaga kondisi tubuh tetap bugar. Terutama ketika cuaca tak menentu seperti saat ini.

Salah satunya dengan mengonsumsi minuman tradisional seperti susu, telur, madu, dan jahe (STMJ) atau wedang rempah dari komposisi kunyit, jahe, serai, hingga kayu manis.

Warung-warung STMJ dan wedang rempah pun mulai bergeliat di tengah kota. Seperti di Jalan Pemuda.Tampak lampu jalan mulai menyala pertanda kuliner malam segera buka.

Memasuki pukul 19.00 terlihat ramai para anak muda hingga orang tua di salah satu warung pojok barat cucian mobil. Ramai antre, ternyata untuk menikmati minuman tradisional yang hangatkan badan.

REMPAH-REMPAH: Berbagai jenis rempah untuk bahan baku wedang rempah siap diolah untuk pelanggan setia.
REMPAH-REMPAH: Berbagai jenis rempah untuk bahan baku wedang rempah siap diolah untuk pelanggan setia.

Seperti Ainur Rokhim pemuda asal Desa/Kecamatan Dander yang terlihat memesan dan bergegas bergabung rekan kerjanya.

‘’Karena cocok ya di saat cuaca kurang bersahabat seperti saat ini. Lagi nggak menentu,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Bjonegoro.

Dia baru kali pertama mencoba, dengan memesan menu pada umumnya, yakni STMJ..

Sementara itu, Menurut Kasan, pemilik warung, alasannya membuka usaha wedang rempah tidak terlepas dari peluang. Belum banyak di daerah sekitar Kecamatan Bojonegoro Kota. ‘’Waktu itu saya masih kerja di proyek pengeboran. Saya menyadari tidak bisa pekerjaan itu dibuat jaminan,’’ ungkapnya.

Sehingga memutuskan membuka usaha dengan menabung dari gaji pekerjaan sebelumnya setiap bulan. Dan mulai membeli peralatan. Kasan awalnya hanya menjual STMJ sembari menunggu alat lengkap. Waktu diperlukannya sekitar 11 bulan.

‘’Baru setelah itu wedang rempah juga. Inginnya tidak hanya satu menu. Hingga akhirnya kemarin Ramadan saya mengundurman diri dari pekerjaan sebelumnya,’’ pungkas pemilik warung berlabel Migunani itu. (yna/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#Asupan #vitamin #wedang rempah #minuman #bojonegoro #stmj