BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Asupan vitamin menjadi penting dalam menjaga kondisi tubuh tetap bugar. Terutama ketika cuaca tak menentu seperti saat ini.
Salah satunya dengan mengonsumsi minuman tradisional seperti susu, telur, madu, dan jahe (STMJ) atau wedang rempah dari komposisi kunyit, jahe, serai, hingga kayu manis.
Warung-warung STMJ dan wedang rempah pun mulai bergeliat di tengah kota. Seperti di Jalan Pemuda.Tampak lampu jalan mulai menyala pertanda kuliner malam segera buka.
Memasuki pukul 19.00 terlihat ramai para anak muda hingga orang tua di salah satu warung pojok barat cucian mobil. Ramai antre, ternyata untuk menikmati minuman tradisional yang hangatkan badan.
Seperti Ainur Rokhim pemuda asal Desa/Kecamatan Dander yang terlihat memesan dan bergegas bergabung rekan kerjanya.
‘’Karena cocok ya di saat cuaca kurang bersahabat seperti saat ini. Lagi nggak menentu,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Bjonegoro.
Dia baru kali pertama mencoba, dengan memesan menu pada umumnya, yakni STMJ..
Sementara itu, Menurut Kasan, pemilik warung, alasannya membuka usaha wedang rempah tidak terlepas dari peluang. Belum banyak di daerah sekitar Kecamatan Bojonegoro Kota. ‘’Waktu itu saya masih kerja di proyek pengeboran. Saya menyadari tidak bisa pekerjaan itu dibuat jaminan,’’ ungkapnya.
Sehingga memutuskan membuka usaha dengan menabung dari gaji pekerjaan sebelumnya setiap bulan. Dan mulai membeli peralatan. Kasan awalnya hanya menjual STMJ sembari menunggu alat lengkap. Waktu diperlukannya sekitar 11 bulan.
‘’Baru setelah itu wedang rempah juga. Inginnya tidak hanya satu menu. Hingga akhirnya kemarin Ramadan saya mengundurman diri dari pekerjaan sebelumnya,’’ pungkas pemilik warung berlabel Migunani itu. (yna/msu)
Editor : Hakam Alghivari