Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Menelisik Sesepuh Sedulur Sikep, Mbah Lasiyo Punya Wasiat Dibangunkan Masjid dan Badal Haji

Rahul Oscarra Duta • Sabtu, 27 Desember 2025 | 01:28 WIB
DUKA: Suasanan di rumah duka Mbah Lasiyo, sesepu Sedulur Sikep.
DUKA: Suasanan di rumah duka Mbah Lasiyo, sesepu Sedulur Sikep.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Proses pemakaman sesepuh Samin Klopoduwur Blora Mbah Lasiyo secara islami menimbulkan tanda tanya dalam benak masyarakat. Pihak keluarga dan murid pun buka suara dan beri penjelasan. Jawa Pos Radar Bojonegoro pun mencoba menelisik hal tersebut.

Seorang murid Mbah Lasiyo, Eko Purwanto, 58 menjelaskan tak hanya proses pemakaman secara islami, tetapi hingga hari ke tujuh ada khataman Quran. Selama proses khataman Quran itu juga digelar di pendopo Samin Klopoduwur yang berlokasi di depan rumah Mbah Lasiyo.

Eko Purwanto menjelaskan memang secara harfiah atau syariat tak banyak yang melihat Mbah Lasiyo melakukan ritus Islam. Namun, dari hati, tak ada yang bisa menilai.

Ia pun menceritakan saat dirawat di rumah sakit Karyadi Semarang, Eko yang menunggu Mbah Lasiyo melihat dan mendengar apa yang diucapkan Sesepuh Samin tersebut.

"Waktu beliau mau meninggal terus menyebut kalimat toyibah, syahadat, alfatihah, salawat," katanya. Bahkan saat-saat terakhir ajal, Mbah Lasiyo berzikir. Mengucap Allah.
"Huallah, huallah," tuturnya.

Setelah itu dibawa ke masjid di Pondok Pesantren Az Zuhri, Kota Semarang pimpinan KH Muhammad Lukman Hakim.

"Dimandikan, dikafani, disalawati, dan disalatkan di situ," tambahnya. Ia juga menjelaskan, ketika di Blora juga disertai khataman Qur'an. Sampai dengan malam ke tujuh.

"Gus Lukman juga nyuruh santrinya Yasin tahlil, dan khataman sampai hari ke tujuh di sini," imbuhnya.

Bahkan ada wasiat dari Mbah Lasiyo kepada Gus Lukman untuk membangunkan masjid dan badal haji.

"Masjidnya akan dibangun di sini (sekitar rumah Mbah Lasiyo)," bebernya. Selanjutnya, saat ditanya terkait siapa penerus Mbah Lasiyo, tak satupun bisa memberikan jawaban. Sebab, masih dipikirkan secara matang.

“Untuk itu masih belum tahu. Niki putra-putranipun nggih mpun paham apa yang harus dilakukan ke depan,” ungkapnya. (hul/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#khataman #Klopoduwur #sedulur sikep #samin #quran #blora #Mbah Lasiyo