Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

William Shakespeare: Sang Pujangga Abadi dari Inggris

Bhagas Dani Purwoko • Rabu, 1 Oktober 2025 | 21:58 WIB
William Shakespeare
William Shakespeare

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - William Shakespeare (sekitar 23 April 1564 – 23 April 1616) adalah seorang dramawan, penyair, dan aktor asal Inggris yang diakui secara luas sebagai penulis terhebat dalam bahasa Inggris dan dramawan paling unggul di dunia.

Ia sering dijuluki "Penyair Nasional Inggris" atau "Bard of Avon." Walaupun catatan tentang kehidupan pribadinya minim, warisan karyanya telah membentuk sastra dan teater global selama berabad-abad.

Shakespeare lahir dan dibesarkan di Stratford-upon-Avon, Warwickshire. Ia menikah dengan Anne Hathaway pada usia 18 tahun dan dikaruniai tiga anak: Susanna, serta si kembar Hamnet dan Judith.

Sekitar tahun 1585 hingga 1592, ia memulai karier yang sukses di London sebagai aktor dan penulis, serta menjadi salah satu pemilik kelompok teater terkemuka, The Lord Chamberlain’s Men, yang kemudian dikenal sebagai The King’s Men.

Selama kurang lebih dua puluh lima tahun, Shakespeare menciptakan sebagian besar karyanya yang meliputi sekitar 39 drama, 154 soneta, dan beberapa puisi naratif panjang.

Karya-karyanya terbagi dalam tiga genre utama: komedi, tragedi, dan sejarah. Karya tragedinya, yang ditulis terutama antara tahun 1600 hingga 1608, dianggap sebagai yang terbaik dalam bahasa Inggris.

Beberapa yang paling terkenal dan masih dipentaskan hingga kini adalah:

• Tragedi: Hamlet, Romeo and Juliet, Othello, Macbeth, dan King Lear.
• Komedi: A Midsummer Night's Dream, The Comedy of Errors, dan Twelfth Night.
• Sejarah: Henry V dan Richard III.

Kisah-kisahnya mengeksplorasi berbagai topik universal, mulai dari cinta, keserakahan, kekuasaan, hingga pengkhianatan dan kematian. Drama-dramanya diterjemahkan ke hampir semua bahasa dan terus diadaptasi ke berbagai bentuk media, dari panggung hingga film.

Kehebatan William Shakespeare terletak pada kemampuannya yang luar biasa dalam memahami sifat dan psikologi manusia. Karakter-karakternya—seperti Hamlet yang bimbang,

Iago yang licik, atau Romeo dan Juliet yang dimabuk cinta—memiliki kedalaman emosi dan realitas yang melampaui batasan waktu. Melalui monolog dan dialog yang brilian, ia menawarkan pemahaman mendalam tentang kondisi manusia, membuat karyanya tetap relevan dan menyentuh audiens dari generasi ke generasi.

Selain itu, Shakespeare juga memainkan peran penting dalam pembentukan bahasa Inggris modern. Ia memperkaya kosa kata bahasa Inggris dengan menciptakan ribuan kata dan frasa baru.

Ungkapan-ungkapan dari dramanya, seperti “to be or not to be” (Hamlet) atau “all the world's a stage” (As You Like It), telah menjadi bagian tak terpisahkan dari percakapan sehari-hari.

Seperti yang pernah dikatakan oleh rekan sezamannya, penyair Ben Jonson, Shakespeare "bukan hanya milik satu zaman, tetapi untuk sepanjang masa." Warisannya terus dipelajari, ditafsirkan, dan dirayakan, menjadikannya ikon abadi dalam sejarah sastra dunia. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#anne hathaway #William Shakespeare #inggris #Pujangga #sastra #abadi