RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Wisata Kayangan Api, salah satu destinasi unggulan di Bojonegoro. Sayangnya, setiap tahun semakin sepi dari kunjungan wisatawan. Pengelola dan pedagang setempat berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih pada peremajaan dan peningkatan fasilitas di lokasi ini.
Sarji, pengelola Kayangan Api mengungkapkan, bahwa penurunan jumlah pengunjung terjadi karena kurangnya fasilitas yang menarik bagi keluarga, khususnya anak-anak. Fasilitas yang ada masih sama seperti dulu, tidak ada wahana baru untuk anak-anak bermain. Tempat para pedagang juga belum tertata dengan baik, sehingga pengunjung merasa kurang nyaman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sarji menjelaskan, bahwa persaingan dengan tempat wisata baru yang lebih menarik juga menjadi faktor utama penurunan pengunjung. Kurangnya fasilitas dan promosi menyebabkan Kayangan Api kalah bersaing dengan tempat wisata lain yang baru buka. Dulu, setiap akhir pekan kami bisa mendapatkan 300 hingga 500 pengunjung. Sekarang, kurang dari 200 pengunjung saja sudah bagus,” tambahnya.
Penurunan signifikan juga terlihat pada jumlah pengunjung saat libur Lebaran. Beberapa tahun lalu, setiap libur Lebaran, kami bisa menerima 700 hingga 900 pengunjung per hari. Namun, tahun ini, jumlahnya kurang dari 500 pengunjung,” ungkap Sarji dengan nada prihatin.
Harapan besar disampaikan Sarji agar pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap Kayangan Api. Kami berharap ada penambahan fasilitas, peremajaan tempat wisata, serta promosi yang lebih gencar agar Kayangan Api bisa kembali bangkit. Sebagai salah satu maskot wisata Bojonegoro, Kayangan Api seharusnya mendapat prioritas dalam pengembangan pariwisata daerah,” tegasnya.
Senada dengan itu, Endah salah satu pedagang di Kayangan Api juga merasakan dampak dari penurunan jumlah pengunjung. Sekarang makin sepi, pemasukan kami juga berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Endah.
Endah berharap agar pemerintah melakukan penataan ulang area jualan dan memberikan peremajaan fasilitas agar pengunjung merasa lebih nyaman. Dengan tempat yang lebih tertata dan nyaman, saya yakin akan lebih banyak pengunjung yang datang,” harapnya.
Kayangan Api, dengan segala potensinya, membutuhkan sentuhan peremajaan dan perhatian khusus dari pemerintah agar tetap menjadi salah satu destinasi wisata andalan di Bojonegoro. Pengelola dan pedagang berharap agar langkah-langkah perbaikan segera dilakukan demi kelangsungan wisata ini di masa depan. (fra/bgs)
Editor : Hakam Alghivari