Pemberdayaan BUMDes Estu Jaya: Penguatan Akuntansi dan Manajemen Biaya Unit Usaha Greenhouse Melon

Bhagas Dani Purwoko • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:42 WIB
BUMDESA FOR RADAR BOJONEGORO.
BUMDESA FOR RADAR BOJONEGORO.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tim pengabdian kepada Masyarakat Institut teknologi dan bisnis Ahmad Dahlan Lamongan yang diketuai oleh Evi Dwi Kartikasari melakukan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dengan mitra BUMDesa Estu Jaya Desa Sambopinggir kecamatan Karangbinangun Lamongan. Dalam merespons kebutuhan pengelola BUMDesa untuk memahami akuntansi dalam menunaikan kewajiban akuntabilitas. 

Kegiatan pemberdayaan pengelola BUMDesa Estu Jaya ini dilakukan dalam beberapa tahapan yang dimulai dengan melakukan sosialisasi literasi akuntansi dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengelola BUMDesa dalam memahami istilah akuntansi dan laporan keuangan. Kemudian dilanjutkan dengan pemanfaatan teknologi tepat guna berupa aplikasi worksheet laporan keuangan untuk lebih memudahkan pengelola BUMDesa Estu Jaya dalam menyusun laporan keuangan.

Tim pengabdian tersebut memperoleh hibah program pengabdian kepada masyarakat skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek tahun anggaran 2026. Evi Dwi Kartikasari menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengelola BUMDesa Estu Jaya terhadap akuntansi dan dapat membantu menghasilkan output laporan keuangan yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan kebijakan masa depan BUMDesa, terutama pada unit usaha Greenhouse Melon. Tim pengabdian juga bekerja sama dengan mitra BUMDesa Estu Jaya dan melibatkan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar kelas. Adapun anggota pengabdian ini yaitu Titik Khotiah, Tri Winarsih, Laili Dwi Arrohmah, dan Gressanatha Cahya Kirana.

BUMDesa Estu Jaya memiliki potensi dalam mengelola usaha greenhouse melon. Namun, saat ini pengelola bukan dari latar belakang akuntansi, sehingga literasi akuntansi sangat dibutuhkan. Pembuatan laporan keuangan juga belum dibuat sesuai standar, sehingga kegiatan pengabdian ini dirasa penting untuk dilakukan. Ujar Menik, Direktur BUMDesa estu Jaya.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Desa Sambopinggir , disampaikan apresiasi yang tinggi kepada ITB Ahmad Dahlan Lamongan, khususnya tim PKM ini, karena kepedulian untuk memberikan solusi dan pemikiran yang maju bagi keberlanjutan usaha BUMDesa Estu Jaya sampai benar-benar memahami pembuatan laporan keuangan.

Dari pelatihan ini banyak hal yang dapat kami pelajari. Saya harap pelatihan ini membawa kemajuan bagi usaha dan kelembagaan BUMDesa Estu Jaya, khususnya di Greenhouse Melon. Kemudahan dalam pencatatan keuangan bisa dirasakan sehingga kinerja BUMDesa menjadi lebih baik, ujar Astin Cahyani, selaku pengelola Greenhouse Melon BUMDesa Estu Jaya. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
bumdes estu jaya greenhouse melon teknologi laporan keuangan lamongan