Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pengukuhan PDM dan PDA Lamongan, Berkolaborasi untuk Kesejahteraan Umat 

M. Yusuf Purwanto • Senin, 12 Juni 2023 | 19:59 WIB
Ilustrasi (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)
Ilustrasi (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)
LAMONGAN, Radar Lamongan - Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan masa khidmat 2022-2027 berjalan sukses dan lancar, kemarin (11/6), di Sport Center Lamongan. Pengukuhan PDM Lamongan oleh Ketua PWM Jawa Timur, serta Pimpinan PDA Lamongan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Aisiyah Jawa Timur.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan launching buku profil rumah sakit dan klinik Muhammadiyah Lamongan Tahun 1966 hingga 2023. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Wabup KH. Abdul Rouf hadir secara langsung.

Ketua PDM Lamongan yang baru saja dikukuhkan, Shodikin mengajak seluruh pengurus dan anggota PD Muhammadiah dan PD Aisyiyah Lamongan, untuk memaksimalkan amanah dengan menjawab tantangan strategis dan berbagai permasalahan lainnya.

Harus bersungguh-sungguh membersamai untuk memberikan format bagaimana menjawab dari kesulitannya, tuturnya.

Dia menilai, tantangan dakwah ke depan yaitu membersamai, bukan menghadapi. Menurut Shodikin, dakwah itu merangkul bukan memukul, yakni dakwah itu menjawab dan memberi solusi terhadap permasalahan umat.

Maka dari itu kita hadirkan solusi-solusi keumatan, terangnya.

Shodikin menjelaskan, ke depan harus bersungguh-sungguh menangani kesehatan, pendidikan, dan umat agar umat di Lamongan menjadi umat sejahtera bersama bupati dan seluruh kekuatannya.

Kita sinergi dan berkolaborasi, mengantarkan rakyat Lamongan menjadi hidup lebih sejahtera, ucapnya.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menuturkan, di lingkungan sosial yang terus berubah, maka tantangan yang terus berubah. Sehingga diperlukan dakwah yang adaptif dan menyenangkan, untuk membentengi generasi muda saat ini melalui nilai-nilai religius dan budaya, terhadap perilaku dan mental menyimpang.

Muhamadiyah dan Aisyiyah yang memiliki jaringan hingga ke akar rumput, harus mampu memberikan dakwah yang adaptif dan menyenangkan pada generasi milennial dan generasi Z, untuk menyadarkan mereka dari perilaku dan mental yang menyimpang, agar melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlakul karimah,” ucap Bupati Yes.

Bupati Yes berharap, Muhammadiyah dapat berkolaborasi dengan Pemkab Lamongan untuk mencapai Islam berkemajuan yang diimplementasikan secara cepat, tepat, dan cerdas.

Aktivitas amal usaha harus didampingi digital, fenomena yang berkembang di masyarakat harus dilakukan secara kolaboratif, serta dibentengi budaya keagamaan, sebagai penguat nilai-nilai spriritual,” imbuh Bupati Yes.

Ketua PWM Jawa Timur, Sukadiono mengungkapkan, dakwah yang baik bukan hanya dari aspek berbicaranya saja, melainkan ada aspek yang didengar, diresapi, dan mendapatkan solusi terbaik untuk umat.

Mari kita bawa PD Muhamadiah dan PD Aisyiyah untuk memberikan kontribusi kepada Pemkab Lamongan dengan bersinergi dan berkolaborasi. Sebab, ciri Islam berkemajuan adalah adaptif, inovatif, dan kolaboratif, terangnya. (sip/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto
#berkolaborasi #bupati yes #lamongan #Pengukuhan PDM dan PDA Lamongan