Sejumlah pembicara berkompeten dihadirkan. Meliputi Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH. Abdul Hakim Mahfudz, Dekan Fakultas Humaniora Universitas Darusslam Gontor Dr. A Hidayatullah Zarkasyi, M.A, Ketua Senat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana Bali Prof. Dr. I Nyoman Weda Kusuma, M.S., Pembina Yayasan SPMAA Gus Hafidh Sugeng Koco Purnomo, S.H dan Gus Khosyiin Koco Woro Brenggolo sebagai moderator.
SPMAA merupakan yayasan yang didirikan pada Tahun 1961 oleh Kiai Abdullah Muchtar di Kecamatan Turi, Lamongan. Di dalamnya terdapat pengembangan swadaya masyarakat nirlaba yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan, lingkungan hidup, dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui media pembinaan mental spiritual secara Islami.
‘’SPMAA ini ialah aset kami dalam menebarkan ilmu pengetahuan di seluruh nusantara. Ilmu yang disebar berlandaskan Islam tersebut pasti dapat menyempurnakan pembangunan spiritual bagi masyarakat Lamongan. Karena SDM yang berkarakter akan menyempurnakan pembangunan fisik yang dilakukan,” tutur Bupati Yes dalam sambutannya.
Direktur Yayasan Ponpes SPMAA, Gus H. Ashabun Naim, SE, menuturkan, kegiatan event paralel workshop SPMAA rutin digelar tiap tahun, yang sebelumnya sudah digelar di Bali, Wonogiri, dan Riau.
‘’Tujuan workshop ini rutin, untuk menguatkan semangat kami untuk melayani umat dan kemanusiaan,’’ ujarnya.
Selain itu juga dilaksanakan pengembangan kapasitas santri dan kepala cabang. Sehingga dalam perjalanan ketika melayani itu ada peningkatan ilmu dan kapasitas kompetensi di daerah masing-masing.
‘’Santri SPMAA bagaimana kita bisa mendapat nilai-nilai, dan mengimplementasikan kehidupan sehari-hari dari nilai-nilai makna manuskrip,’’ ucap Gus Naim, sapaan akrabnya.
Manuskrip karya Bapak Guru Abdullah Muchtar berjudul agama dan sifat manusia kembali pada aslinya ditulis pada Tahun 1983. Di dalamnya berisikan nilai moral, universal, berisi ayat Alquran, dan hadis Muhammad.
KH. Abdul Hakim Mahfudz mengatakan, Bapak Guru Abdullah Muchtar membuka pesantren, begitu melihat lingkungan yang ekonominya memprihatinkan, akhirnya merubah bagaimana mempersiapkan lingkungan siap untuk menjadi masyarakat dengan penuh optimisme.
‘’Menuju kehidupan lebih baik ini perjuangan luar biasa,’’ imbuhnya
Hidayatullah Zarkasyi mengucapkan selamat kepada SPMAA dan keluarga besarnya. ‘’Salam dari seluruh keluarga besar Gontor di seluruh dunia ini untuk keluarga SPMAA. SPMAA sudah baik dan benar, lagi sudah menghasilkan,’’ tuturnya.
Prof. Dr. I Nyoman Weda Kusuma, M.S. mengungkapkan, dengan ide dan gagasan yang dituangkan manuskrip ini mengupas berbagai macam makna tentang hidup dan tentang kehidupan di dunia ini. ‘’Manuskrip ini keunikannya luar biasa,’’ terangnya. (sip/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto