Untuk kloter 24 dibagi menjadi tiga rombongan dan 11 regu, kloter 25 dibagi 9 rombongan dan 36 regu, 26 dibagi 10 rombongan dan 40 regu, kloter 27 dibagi 10 rombongan dan 39 regu, sedangkan 28 dibagi tujuh rombongan dan 27 regu.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur menuturkan, setelah rapat ditentukan dalam satu rombongan berisi 45 jemaah yang dipimpin satu ketua karom. Selanjutnya di bawahnya terdapat sejumlah regu, yakni setiap regu berisi 10 orang.
‘’Itulah barisan jemaah haji yang kita susun, untuk suksesnya pelaksanaan ibadah haji. Karu dan karom ini dibuat sebagaimana aturan yang ada, jumlahnya juga sama,’’ tutur Ghofur kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (27/5).
Ghofur menjelaskan, seluruh persiapan saat ini hampir sudah selesai. Sebelumnya pelaksanaan manasik di tingkat kabupaten dan kecamatan sudah terselenggara. Pada kegiatan tersebut juga terdapat bimbingan terkait barang yang boleh dan tidak boleh dibawa.
‘’Rapat kordinasi besok Senin pleno pemberangkatan haji Lamongan,’’ ujarnya.
Ghofur memastikan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi bersama Pemkab Lamongan, terkait persiapan pemberangkatan CJH Lamongan. Rinciannya kloter 24 dan kloter 25 berangkat dan masuk asrama haji, Jumat (2/6). Sedangkan tiga kloter lainnya berangkat dan masuk asrama haji, Sabtu (27/5).
‘’Rencananya dilaksanakan di pendopo kabupaten, yang akan dibuka dalam upacara pemberangkatan haji, langsung dipimpin bupati,’’ terang Ghofur.
Dia menjelaskan, untuk CJH cadangan juga sudah banyak yang melunasi, serta merubah status menjadi CJH berangkat. Selanjutnya, Ghofur mengaku terus melakukan tracking jemaah yang sudah melakukan biovisa.
‘’Alhamdulillah konfirmasi dari seluruh jemaah sudah biovisa,’’ pungkasnya. (sip/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto