‘’Kita selalu memberikan imbauan kepada pedagang dan pembeli untuk tetap berhati-hati selama berbelanja. Kita juga terus meminta agar petugas keamanan bisa memastikan kenyamanan masyarakat saat berbelanja di pasar,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (3/4).
Hartono, sapaan akrabnya mengatakan, kunjungan di pasar Lamongan baru bertambah, tapi belum signifikan. Sebab, anak-anak masih sekolah. Diperkirakan masyarakat akan berkunjung ke pasar ketika libur akhir pekan.
‘’Kalau akhir pekan sudah ada kenaikan, meski belum signifikan,” imbuhnya.
Hartono memperkirakan, pengunjung mulai meningkat setelah pertengahan Ramadan nanti. Sebab, sekolah kemungkinan sudah mulai libur. Selain itu, tunjangan hari raya (THR) orang tuanya sudah mulai dibayarkan. Sehingga, uang tersebut akan dibelanjakan untuk kebutuhan Lebaran.
‘’Jumlah kunjungan Lebaran tahun ini diprediksi ada kenaikan, karena untuk daya beli masyarakat sudah mulai pulih,’’ ucap Hartono, sapaan akrabnya.
Hartono mengaku, transaksi di tingkat pegadang sudah mulai meningkat, jika dibandingkan saat pandemi Covid-19 lalu. Kini, penjualan sudah mulai stabil. Bahkan, untuk pembelian perhiasan setelah panen lalu ada peningkatan.
‘’Kita cek terus ke pedagang untuk penjualannya, sekarang konsumen mulai berbelanja pakaian Lebaran dan mukena,” terangnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto