Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Keluhkan Penyakit Sundep

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 2 Maret 2023 | 19:53 WIB
TERKENA SUNDEP: Sawah milik petani Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk yang terserang sundep. (ISTIMEWA FOR RDR.LMG)
TERKENA SUNDEP: Sawah milik petani Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk yang terserang sundep. (ISTIMEWA FOR RDR.LMG)
PUCUK, Radar Lamongan – Sejumlah petani mengeluhkan tanaman padinya terserang sundep. Akibatnya, padi tidak berisi alias gabuk.

 

Nursam, petani asal Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, menuturkan, sebagian padinya terkena sundep. Padahal, sekitar 20 hari lagi sudah memasuki masa panen. ‘’Tidak tahu panen atau tidak, banyak yang putih,’’ ujarnya.

 

Menurut dia, hama wereng lebih bisa dikendalikan. Dengan penyemprotan serentak, hama itu bisa dibasmi. Sedangkan sundep cukup susah. ‘’Harapan kami ada obat ulat dan penanggulangannya,’’ harapnya.

 

Sariroso, petani lainnya asal desa setempat, mengatakan, penyakit sundep sangat susah penanganannya karena tiba - tiba keluar putih. ‘’Susah untuk pengobatannya, padahal 20 hari lagi panen,’’ jelasnya sambil menunjukkan padi yang terkena sundep.

 

Mastur, petugas pengendali organisme penganggu tumbuhan (POPT) koordinator tingkat Lamongan  dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Lamongan, menuturkan, petani perlu melakukan pengamatan dari awal. Sebab, sundep itu ada prosesnya. Bermula dari keper beterbangan. ‘’Jadi petani bisa waspada,’’ ucapnya.

 

Dia menjelaskan, pengendalian sundep bisa secara agen hayati. Petani yang menggunakan peptisida, tidak disarankan memakai dosis tinggi. Alasannya, akan terjadi tingkat kekebalan bagi kepernya saat datang.

 

‘’Akan lebih baik melakukan pengamatan rutin, mulai dari persemaian,’’ katanya. (sip/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto
#Petani #Sundep #padi #lamongan