Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Tanggul Bengawan Solo Rawan Jebol

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 2 Februari 2023 | 21:12 WIB
JADI PERHATIAN: BPBD Lamongan saat meninjau titik tanggul yang retak sepanjang 50 meter di Desa Plaosan, Kecamatan Babat. (M. GAMAL AYATULLAH/RDR.LMG)
JADI PERHATIAN: BPBD Lamongan saat meninjau titik tanggul yang retak sepanjang 50 meter di Desa Plaosan, Kecamatan Babat. (M. GAMAL AYATULLAH/RDR.LMG)
LAMONGAN, Radar Lamongan - Guyuran hujan deras merata di Kota Soto dalam beberapa hari terakhir. Hal itu berpotensi mengikis tanggul di daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan memastikan adanya tanggul retak di Desa Plaosan, Kecamatan Babat kemarin (1/2).

 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan Muslimin mengatakan, titik tersebut pernah mengalami longsor sekitar Tahun 2018. Namun sudah pernah dilakukan pengurukan.

 

‘’Memang tanggul tersebut jauh dengan permukiman warga, akan tetapi dekat dengan pertanian,’’ tutur Muslimin kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Namun, diakuinya, guyuran hujan membuat tanggul kembali terimbas. Tanggul DAS Bengawan Solo di Desa Plaosan mengalami retak sepanjang 50 meter, dengan lebar 5 meter dan kedalaman 1 meter. Muslimin mengaku sudah berkoordinasi dengan BBWS untuk mengatasi tanggul yang jebol ini.

 

‘’Saya kira untuk tanggul ini akan bisa bertambah, melihat adanya cuaca ekstrim dan hujan,’’ ujar Muslimin.

 

Muslimin mengakui terdapat sejumlah tanggul di DAS Bengawan Solo yang berpotensi terjadi longsor. Sehingga, pihaknya memberikan perhatian pada tanggul di Kecamatan Laren, Maduran, dan Karanggeneng. Terutama, menurut dia, saat debit air mengalami kenaikan yang cukup signifikan akibat hujan.

 

Sejumlah upaya untuk menjaga debit air agar tidak naik secara signifikan. Yakni meminta pihak penjaga pintu bendung gerak agar membuka dan menutup secara pelan.

 

‘’Kalau terus dilakukan, sama halnya juga manambah cepatnya tanah semakin lembur dan potensi longsor,’’ terangnya. (mal/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto
#bengawan solo #Tanggul Rawan Jebol #bpbd lamongan #lamongan