Bekerjasama dengan Yayasan Warung Sedekah Lamongan (WSL) dan platform penggalangan dana Kita Bisa.com. Bupati Yes mengatakan, ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan menuju kemandirian difabel di Lamongan.
‘’Saya sampaikan terima kasih dan selamat atas terselenggaranya kegiatan ini. Saya pribadi sangat mengapresiasi atas konsistensi, kolaborasi, sehingga kegiatan yang bermanfaat bagi orang banyak ini bisa terus berkelanjutan, dan semoga kegiatan ini bisa dicatat sebagai amal ibadah kita semua,’’ tutur Bupati Yes.
Menurut Bupati Yes, para difabel ini memiliki hak sama dari pemerintah, termasuk untuk memanfaatkan fasilitas publik yang dimiliki pemerintah. Karena penyandang disabilitas menjadi salah satu kelompok yang lebih rentan dengan kemiskinan di Indonesia. Sehingga pemerintah hadir memberikan perhatian yang merata.
‘’Penyandang disabilitas merupakan bagian dari kita, yang harus dibantu dan didukung dalam memenuhi kebutuhannya. Maka dengan adanya kegiatan ini mampu membangun kemandirian difabel di Lamongan,’’ ujar Bupati Yes.
Sementara itu, Anggota WSL Fawaizul Mukhlas mengaku sangat senang atas perhatian pemerintah terhadap pada difabel dan mereka yang membutuhkan. Dia juga berterima kasih, karena bisa memanfaatkan fasilitas pemerintah Pendopo Lokatantra untuk kegiatannya.
‘’Saya sangat senang karena Pak Yes memiliki perhatian besar kepada mereka yang membutuhkan. Bahkan kami diberikan kesempatan untuk menggunakan pendopo untuk kegiatan ini dan beliau bersedia hadir dan memberikan motivasi, karena tujuan kami membantu sesama yang membutuhkan,” terangnya. (rka) Editor : M. Yusuf Purwanto