‘’Memang benar, adanya truk ODOL tentunya sangat pengaruh terhadap jalan,’’ tutur Pejabat pembuat komitmen (PPK) BBPJN wilayah perwakilan Tuban – Babat - Lamongan – Gresik, Yudi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (11/1).
Normalnya, terang dia, jalan nasional yang diperbaiki bertahan hingga empat bulan lebih. Namun, diakuinya, kini jalan yang diperbaiki hanya bertahan selama dua bulan.
‘’Biasanya aspal mengalami gelombang dan adanya gundukan,’’ ujar Yudi.
Meski begitu, razia terhadap truk yang rerata dimodifikasi tersebut masih cukup minim. Hal itu yang membuat pemilik kendaraan makin leluasa. ‘’Selain itu, juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,’’ ucap Yudi.
Dia berharap, pihak terkait lebih intens dalam menggelar operasi dan segera mengaktifkan jembatan timbang. Seperti diketahui, jembatan timbang sudah dinon-aktifkan sejak beberapa tahun ini.
‘’Kalaupun seperti ini, tentunya jalan sering mengalami kerusakan,’’ imbuhnya. (mal/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto