Pekerjaan peninggian lapangan dan pengecatan itu ditarget rampung dua bulan. ‘’Sekarang sudah 40 persen. Ditarget tuntas bulan depan karena sisanya ada pemeliharaan dari pelaksana,” jelasnya ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Lamongan.
Menurut dia, kegiatan termasuk rehab ringan. Lapangannya tetap terbuka. Dengan adanya lapangan basket yang berstandar, diharapkan bisa melahirkan pebasket profesional Lamongan. ‘’Perbaikan lantainya agar sesuai dengan standarnya lapangan basket, mudah - mudahan lebih bermanfaat,” harapnya.
Yeni menuturkan, tahun ini untuk perbaikan fasilitas di alun – alun hanya lapangan basket. Sisanya pemeliharaan fasilitas bermain.
Menurut dia, tahun depan rencana prioritas mengganti tenda alun-alun yang sekarang kondisinya sudah sobek. Perbaikan tenda itu sempat tertunda lama karena anggarannya dialihkan ke kegiatan lain yang lebih mendesak.
“Kemarin kita maksimalkan untuk melengkapi CCTV alun-alun, sehingga pengunjung nanti lebih tenang selama di alun-alun,” tuturnya. (rka/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto