Kasi Infrastruktur Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan Wahyu Santoso mengatakan, pembongkaran ini dilakukan karena lapangan sudah lama tidak difungsikan. Sedangkan, di sekitar stadion khususnya di bagian timur akan dibangun jalan melingkar, yang rencananya untuk memfasilitasi pembalap latihan.
‘’Kita bongkar (lapangan BMX, Red) kalau lapangan tembak masih tetap,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (21/9).
Wahyu menuturkan, pembongkaran lapangan BMX ini tentunya sudah melalui banyak pertimbangan. Terutama menyesuaikan tingkat kebutuhan. Sejauh ini pesepeda jarang menggunakan lintasan tersebut untuk latihan. Khususnya sepeda sport memilih latihan di medan bebas. Namun, diakuinya, tidak menutup kemungkinan jika lapangan BMX akan dipindahkan ke lokasi lain.
‘’Memang ada rencana 2032 balap sepeda akan menjadi cabang olahraga sendiri, tapi untuk sementara atletnya belum ada dan hanya pecinta sepeda latihan di luar,” ucapnya.
Ketika disinggung mengenai sirkuit road race, Wahyu mengaku rencana memang ada. Namun, anggarannya tidak banyak. Sehingga, diakuinya, nanti hanya dibangun jalan biasa. Sebab, lintasan road race harus ada spesifikasi khusus yang aman untuk pembalap.
‘’Kalau untuk latihan Insya Allah masih bisa, track-nya kita buat standar,” terangnya. (rka/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto