‘’Insya Allah kami tinggal finishing, kemudian pedagang kaki lima (PKL) di sekitar stadion direlokasi ke dalam,’’ ujar Kasi Infrastruktur Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Wahyu Santoso, kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Hingga saat ini, kios stadion yang dibangun belum ditempati karena pekerjaan belum rampung. Ada beberapa kios yang belum memiliki rolling door. ‘’Kios ini sudah hampir dua tahun belum ditempati karena anggarannya digunakan penanganan Covid-19. Bulan ini kembali kita sentuh,’’ terangnya.
Wahyu menuturkan, perbaikan difokuskan di depan. Nantinya, depan stadion lebih bersih dan tertata. Lahan bekas PKL akan dibersihkan dan diaspal. "Rencananya dibangun jalan melingkar, seperti road race atau sirkuit, tapi bertahap," tuturnya. (rka/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto