Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Makin Sombong, Makin Bernilai

Khorij Zaenal Asrori • Minggu, 3 Juli 2022 | 21:19 WIB
PELENGKAP SAAT MAKAN: Sambal menjadi menu pelengkap makan bagi orang Indonesia. Sehingga, bisnis sambal ikan kemasan cukup prospektif. (Anjar Dwi P,rlmg)
PELENGKAP SAAT MAKAN: Sambal menjadi menu pelengkap makan bagi orang Indonesia. Sehingga, bisnis sambal ikan kemasan cukup prospektif. (Anjar Dwi P,rlmg)
LAMONGAN, Radar Lamongan – Posturnya kecil, dadanya membusung, dengan sayap lurus ke depan. Itu yang membedakan ayam serama dengan ayam kate. Ukuran indukan dewasa hanya sekepal tangan orang dewasa.

Namun untuk urusan suara, ayam serama tidak bisa dipandang sebelah mata. Suaranya kecil tapi melengking. Ayam hias ini terkecil di dunia atau dikenal dengan nama the smallest Bantam chicken atau ayam kate terkecil di dunia.

Di Lamongan, para pecintanya berkumpul dalam wadah Komunitas Ayam Serama Lamongan (ASL). Wartawan koran ini, menyambangi bascamp ASL di Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket, Lamongan.

Salah satu pecinta ayam serama di Lamongan Rafi Nur Rahmad Rezqi menggemari ayam sejak kecil. Namun, dirinya baru merawat ayam serama sejak Tahun 2018. Total dia memiliki 30 ekor, tapi hanya delapan ekor yang diikutkannya kontes. Kini, ada empat ayam serama yang dibentuk karakternya dan disiapkan mengikuti kontes. Bukan hanya piaraan seperti kucing dan anjing yang diberi nama oleh pemiliknya. Rafi juga memberikan nama pada ayam serama kesayangannya.

‘’Saya suka dari ayam serama itu posturnya kecil, tapi mental seperti ayam petarung. Lebih suka lagi pas dadanya membusung ke depan. Ketika melempar sayap, makin kelihatan indah,’’ ucap Rafi.

Ayam serama memiliki banyak keunikan. Lemparan sayap dan suaranya yang kecil. Selain itu, postur dada juga sebagai ciri khas ayam tersebut, menjadi nilai lebih bagi pehobi ayam serama.

‘’Ayam serama semakin mengangkat dadanya atau semakin sombong, dia semakin menarik,’’ ucap pria berusia 25 tahun tersebut.

Kecintaannya pada ayam serama, membuat Rafi mempelajari seluk beluk tentang ayam mungil tersebut. Dia menceritakan, asal usul ayam serama merupakan ayam hias asal Malaysia. Yakni, nama serama diambil dari tokoh Sri Rama dalam cerita Ramayana.
‘’Karena ayam ini bertingkah seperti raja dengan dada membusung dan gagah,’’ ujarnya.

Rafi menjelaskan, ayam serama merupakan hasil persilangan yang dilakukan oleh warga Malaysia melalui berbagai percobaan. Pertama antara ayam kapan dengan ayam silkie, tapi hasil dari persilangan tersebut belum memuaskan. Kemudian dilakukan persilangan lagi antara ayam kapan bertubuh kecil dengan ayam kate yang dari Jepang. Namun, hasil persilangan tersebut masih belum memuaskan.

Nah, persilangan ketiga antara ayam dari persilangan sebelumnya dengan ayam kate Jepang pilihan.

‘’Menghasilkan ayam liliput dan sekarang disebut sebagai ayam serama,’’ jelasnya. (sip/ind) Editor : Khorij Zaenal Asrori
#Serama #Ayam #Hobi #lamongan