Kepala Dinas PUSDA Lamongan M Jufri menuturkan, normalisasi Kali Asinan sudah dialokasikan dalam anggaran belanja pendapatan daerah (APBD) tahun ini. Rencananya normalisasi sepanjang 2 kilometer (km), dengan titik mulai Desa Sumberagung hingga sisi selatan jembatan di jalan nasional.
Normalisasi tahun ini menjadi lanjutan dari normalisasi Kali Asinan yang dilakukan tahun lalu. Sedangkan, diakuinya, untuk sisi utara jalan hingga muara menunggu desain dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS).
‘’Tahun ini, hanya bisa mengerjakan selatan jalan untuk normalisasi. Akan tetapi utara jalan tentunya sudah ikut BBWS,’’ imbuhnya.
Jufri menjelaskan, upaya penanggulangan banjir bandang juga berupa pembongkaran jembatan antara Kelurahan Brondong dan Kelurahan Blimbing tahun lalu. Jembatan itu menghalangi air masuk ke sungai. Terutama ketika hujan deras. Sebab, terjadi sumbatan sampah yang mengganggu aliran sungai. Pembongkaran tersebut, juga disepakati dengan beberapa perangkat desa/ kelurahan setempat.
‘’Upaya sudah kita dilakukan, tapi karena adanya curah hujan yang tinggi, terjadi kiriman air lagi,’’ terang Jufri. (mal/ind) Editor : M. Yusuf Purwanto