RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Berburu kuliner malam menjadi salah satu aktivitas favorit masyarakat Bojonegoro. Ketika matahari mulai terbenam, sejumlah warung legendaris hingga kaki lima mulai dipadati pembeli yang ingin menikmati hidangan hangat dengan cita rasa khas.
Menariknya, sebagian besar kuliner malam di Kabupaten Bojonegoro bukan sekadar menawarkan rasa yang lezat, tetapi juga menyimpan sejarah panjang. Ada yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu dan tetap mempertahankan cara memasak tradisional menggunakan tungku arang, sehingga menghasilkan aroma khas yang sulit ditemukan di tempat lain.
Jika Anda sedang mencari referensi tempat makan malam di Bojonegoro, berikut lima rekomendasi yang layak masuk daftar kunjungan.
1. Mie Godhog Cipto Roso 1970
Bagi pecinta bakmi Jawa, Mie Godhog Cipto Roso merupakan destinasi yang hampir selalu direkomendasikan warga lokal. Warung ini telah beroperasi sejak tahun 1970 dan mempertahankan teknik memasak menggunakan anglo berbahan bakar arang.
Proses memasak tersebut menghasilkan aroma smoky yang menjadi ciri khas setiap sajian. Kuah kaldu ayam kampung yang gurih berpadu dengan tekstur mi yang kenyal membuat menu ini cocok disantap saat malam hari.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Soto Ayam Legendaris di Surabaya, Kuah Kentalnya Wajib Masuk Daftar Kulineranmu
Selain mie godhog, tersedia pula mie goreng Jawa dan rica-rica ayam kampung yang tak kalah diminati. Warung biasanya mulai ramai selepas Magrib hingga menjelang tengah malam.
2. Warung Nasi Goreng Sumingan
Jika ingin menikmati nasi goreng dengan cita rasa klasik, Warung Sumingan menjadi pilihan yang tepat. Berdiri sejak 1974, warung ini masih mempertahankan proses memasak menggunakan tungku arang.
Aroma asap dari bara api memberikan karakter rasa yang khas pada nasi goreng maupun mie gorengnya. Suwiran ayam kampung menjadi pelengkap yang membuat setiap porsinya terasa semakin gurih.
Dengan harga yang tetap terjangkau, warung ini hampir selalu dipenuhi pelanggan setiap malam dan menjadi salah satu ikon kuliner malam Bojonegoro.
3. Warung Kikil Mbah Su Pacul
Pecinta olahan kikil wajib mencoba Warung Kikil Mbah Su Pacul. Warung yang telah eksis sejak era 1990-an ini terkenal berkat kikil sapi yang dimasak selama berjam-jam hingga menghasilkan tekstur yang sangat empuk.
Kuahnya memiliki perpaduan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis dengan taburan bawang goreng yang memperkaya aroma. Selain kikil, tersedia pula menu kare ayam kampung, pecel, hingga lodeh.
Karena selalu ramai, tak jarang beberapa menu favorit sudah habis sebelum tengah malam.
4. Sate dan Gule Al-Mubarok
Kuliner malam berikutnya adalah Warung Sate dan Gule Al-Mubarok yang terkenal dengan sate kambing empuk dan gulai bercita rasa rempah yang kuat.
Keunikan warung ini terletak pada penyajian nasi warna-warni yang berasal dari pewarna alami seperti bayam dan beras merah. Selain tampil menarik, cita rasanya tetap autentik sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Baca Juga: Wisata Kuliner Kabupaten Malang: Dari Bakso Mercon hingga Sayur Klingking Unik!
Harga menu yang relatif terjangkau membuat warung ini selalu ramai, baik oleh warga Bojonegoro maupun wisatawan yang ingin mencicipi kuliner khas daerah.
5. Warung Pecel Metal Mbak Lina
Meski identik sebagai menu sarapan, pecel di Warung Metal Mbak Lina justru menjadi favorit untuk makan malam.
Seporsi pecel berisi aneka sayuran segar, mie goreng, lodeh, serundeng, dan peyek yang dipadukan dengan sambal kacang bercita rasa gurih dan sedikit pedas.
Lokasinya yang berada di pinggir jalan besar membuat warung ini mudah dijangkau. Harga yang bersahabat serta porsi yang mengenyangkan menjadi alasan mengapa tempat ini selalu ramai setiap malam. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko