Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kompetisi Dadi Guyon Stand Up Indo Bojonegoro, Bahas Kota Kelahiran dengan Komedi

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 19 Desember 2024 | 20:57 WIB
OPENMIC: Peserta kompetisi Stand Up Comedy menyampaikan gagasan dengan kemasan komedian. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO
OPENMIC: Peserta kompetisi Stand Up Comedy menyampaikan gagasan dengan kemasan komedian. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO

 

Komunitas stand up comedy, tak hanya masif di kota besar. Seperti di Bojonegoro, perlombaan bertajuk ‘Dadi Guyon’ rutin digelar. Bahkan, memancing animo peserta dan penonton dari luar kota.


DHANI WAHYU ALFIANSYAH, Bojonegoro.


SORAK dan tepuk tangan terdengar riuh di salah satu kafe di Jalan Pondok Pinang, Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro Kota. Meski di tengah hujan lebat sore itu, pengunjung tampak datang dan menyaksikan perlombaan stand up comedy atau komedi tunggal.

Tak seperti perlombaan yang punya kesan serius, kompetisi tersebut justru difokuskan untuk bercanda. Benar saja, tajuk ‘Dadi Guyon’ atau dalam bahasa Indonesia berarti menjadi bahan bercandaan. Merupakan kompetisi stand up comedy, yang telah rutin digelar di Bojonegoro.

‘’Sudah ke empat kalinya yang digelar sendiri oleh komunitas,” ungkap Ketua Standup Indo Bojonegoro Guntur Riyanto.

Pemuda asal Desa/Kecamatan Dander tersebut menambahkan, lomba yang digelar ini, ditujukan menjaring  bakat komika atau stand up comedian di Bojonegoro.

Tak hanya seperti perlombaan yang sekali jalan, kompetisi ini dikonsep seperti liga dengan berjalan selama kurang lebih dua bulan. Bahkan, dibekali mentor dan pelatihan rutin ke setiap peserta.

‘’Ya kami mencoba untuk serius, meski tujuannya untuk bercanda,” imbuh Guntur, sapaannya.

Guntur menceritakan, komunitas yang dibentuk sejak 2014 tersebut, telah menghasilkan komika-komika berbakat yang kerap menjuarai kompetisi di tingkat lokal hingga nasional.

Salah satu prosesnya dengan konsisten untuk terus berlatih di komunitas. ‘’Selain lomba, kita juga ada rutinan atau openmic yang sudah digelar 163 kali,” bebernya.

Berbagai pergerakan pemuda di Bojonegoro ini, ternyata tak hanya memancing minat warga di kota Ledre saja. Bahkan, peserta yang mendaftar datang dari kota tetangga mulai dari Tuban, Lamongan, hingga Blora dan Grobogan, Jawa Tengah. ‘’Total pesertanya kami hanya bisa membatasi sampai 20 orang,” ungkapnya.

Salah satu dari tiga anggota komunitas yang pernah meraih golden ticket di ajang Stand Up Comedy Indonesia (Suci) itu menambahkan, perlombaan ini tentu memancing animo penonton. Berharap masih terjaga hingga final yang bakal digelar pada 4 Januari mendatang.

Selain itu, pada kompetisi yang berlangsung setiap malam minggu, selalu menyajikan tema-tema unik, sebagai materi yang harus ditulis olek komika. 

Mulai dari menceritakan rutinitas, atau profesi masing-masing, hingga membahas kabupaten masing-masing peserta. (*/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Sukorejo #komedi #Lomba #stand up #Suci #dander #stand up comedy #tuban #kafe #bojonegoro #lamongan #stand up comedian #Komika #blora #grobogan #stand up indo #stand up comedy Indonesia #perlombaan