RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Di tengah masyarakat, masih kerap beredar stigma yang sangat memberatkan pihak perempuan ketika sebuah keluarga belum juga dikaruniai buah hati.
Ketika terjadi masalah kesuburan atau kemandulan, sering kali telunjuk langsung mengarah kepada sang istri. Padahal, secara medis, anggapan tersebut adalah miskonsepsi besar yang tidak hanya keliru, tetapi juga berpotensi merusak keharmonisan rumah tangga.
Faktanya, masalah kesuburan bisa berasal dari pihak laki-laki, pihak perempuan, atau bahkan kombinasi dari keduanya.
Menyerap informasi yang salah dari lingkungan sekitar atau mempercayai mitos tak berdasar hanya akan menunda penanganan medis yang seharusnya bisa dilakukan lebih awal.
Untuk mematahkan stigma negatif dan miskonsepsi seputar kesehatan reproduksi tersebut, masyarakat sangat disarankan untuk menyerap informasi langsung dari pakar yang memiliki otoritas dan rekam jejak keilmuan yang valid.
Baca Juga: Ayo Daftar! IDI Cabang Bojonegoro Gelar Seminar Ilmiah Nasional dr. Boyke pada 11 Juli 2026
Momentum berharga ini akan segera hadir di Kota Ledre melalui Seminar Ilmiah Nasional 2026 yang menghadirkan pakar kesehatan reproduksi ternama secara nasional, dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS.
Seminar yang diinisiasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bojonegoro bersama Jawa Pos Radar Bojonegoro ini mengusung tema "Sexual Health as a National Investment". Acara ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Selain dr. Boyke, wawasan medis peserta juga akan diperkaya oleh kehadiran narasumber kedua, yakni dr. Retno Nurhayati, Sp.A, M.Biomed.
Dengan investasi tiket Presale 1 seharga Rp 249.000, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu eksklusif, tetapi juga fasilitas berupa Sertifikat SKP Kemenkes RI, seminar kit, serta lunch/snack.
Informasi lebih lanjut, detail pendaftaran, dan sumber resmi dari kegiatan ini dapat dipantau di akun Instagram @seminardrboykebojonegoro. Segera amankan tiketmu. Untuk pemesanan tiket, Anda juga dapat menghubungi narahubung di 0815-4508-1693 (Tita) atau melalui platform Eratix. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko