Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hati-Hati! Ini 5 Tanda Awal Asam Urat yang Sering Diabaikan dan Bisa Sebabkan Radang Sendi Parah

Hakam Alghivari • Kamis, 10 Juli 2025 | 15:10 WIB
Ilustrasi kaki nyeri asam urat.
Ilustrasi kaki nyeri asam urat.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Asam urat, atau yang secara medis dikenal sebagai gout, bukanlah sekadar pegal biasa. Penyakit ini merupakan salah satu bentuk radang sendi kronis yang ditandai dengan rasa nyeri luar biasa, bengkak, dan kemerahan yang sering muncul secara mendadak, terutama di malam hari.

Meski sering dianggap sepele di awal, serangan asam urat yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi komplikasi serius pada persendian.

Asam urat terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi (hiperurisemia), sehingga terbentuk kristal tajam bernama monosodium urate di sekitar sendi. Kristal ini memicu peradangan hebat yang bisa sangat menyakitkan.

Penting untuk mengenali tanda-tanda awal asam urat, karena semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk menghindari kerusakan sendi permanen.

Waspadai Tanda-Tanda Awal Asam Urat Sebelum Terlambat

Meskipun serangannya bisa terasa tiba-tiba, tubuh sebenarnya memberikan beberapa sinyal peringatan. Berikut gejala awal yang wajib Anda ketahui:

1. Nyeri Sendi Mendadak yang Tak Tertahankan

Salah satu ciri paling umum dari asam urat adalah rasa nyeri hebat yang muncul secara tiba-tiba, biasanya pada malam hari. Berdasarkan informasi dari Mayo Clinic, sendi yang paling sering terdampak adalah ibu jari kaki, meski lutut, pergelangan kaki, dan jari tangan juga bisa terkena. Sentuhan ringan sekalipun bisa terasa sangat menyakitkan saat serangan terjadi.

2. Pembengkakan dan Kemerahan yang Mencolok

Sendi yang terkena serangan akan tampak bengkak, kemerahan, dan hangat saat disentuh. Ini merupakan tanda peradangan aktif akibat kristal asam urat yang menumpuk di area sendi.

3. Sensasi Panas dan Tidak Nyaman

Beberapa orang menggambarkan sensasi seperti terbakar di dalam sendi mereka. Ini bukan hanya akibat dari nyeri, tetapi juga akibat proses inflamasi di dalam jaringan.

4. Kesulitan Bergerak

Rasa sakit dan pembengkakan dapat sangat membatasi mobilitas sendi. Misalnya, berjalan bisa jadi hampir mustahil jika serangan terjadi di pergelangan kaki atau jempol kaki.

5. Nyeri Ringan yang Bertahan Setelah Serangan

Meski serangan akut biasanya berlangsung 3–10 hari, rasa tidak nyaman atau nyeri ringan bisa bertahan lebih lama. Ini adalah masa pemulihan di mana sendi masih sensitif.

Siapa Saja yang Paling Berisiko Terkena Asam Urat?

Menurut CDC, beberapa faktor dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena asam urat. Waspadalah jika Anda termasuk dalam kelompok berikut:

Kapan Harus ke Dokter?

Mengabaikan gejala awal asam urat dapat berujung pada serangan berulang dan kerusakan sendi permanen. Jika Anda mengalami salah satu atau lebih gejala di atas—terutama disertai riwayat makanan tinggi purin atau faktor risiko lain—segera konsultasi ke dokter.

Diagnosis biasanya dilakukan melalui:

Langkah penanganan bisa mencakup perubahan gaya hidup, pengaturan pola makan, obat anti-inflamasi, dan terapi jangka panjang untuk mencegah serangan kambuhan.

Jangan Abaikan Gejala Kecil, Bisa Jadi Awal Asam Urat

Banyak orang mengira rasa nyeri atau pegal pada sendi hanyalah kelelahan biasa. Namun jika disertai bengkak, kemerahan, dan nyeri tajam yang tiba-tiba, bisa jadi itu adalah gejala awal penyakit asam urat. Semakin cepat Anda mengenali tanda-tandanya, semakin besar peluang untuk mengendalikan dan mencegah kerusakan lebih lanjut. (kam) 

Editor : Hakam Alghivari
#gejala awal #asam urat