Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Inilah Empat Program Layanan Kesehatan Yang Diluncurkan Pemkab Bojonegoro

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 29 Mei 2025 | 18:37 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan (dinkes) meluncurkan program prioritas quick win kesehatan masyarakat sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan.

Launching berlangsung Rabu 28 Mei 2025 di Puskesmas Balen. Program ini menjadi langkah strategis untuk mendukung visi Kabupaten Bojonegoro tahun 2025-2029. Yaitu ‘’Terwujudnya Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan" dengan misi membangun sumber daya manusia yang berkualitas, unggul, berbudaya, berakhlak, dan berbahagia.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro Ninik Susmiati menjelaskan, bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan, setiap orang berhak sehat secara fisik, jiwa, dan sosial. Sebagai upaya pembangunan kesehatan

Kementerian Kesehatan menetapkan kebijakan transformasi sistem kesehatan. Termasuk transformasi teknologi kesehatan dan layanan primer.

Transformasi teknologi kesehatan diwujudkan dalam digitalisasi yang memudahkan akses masyarakat untuk memperoleh pelayanan yang bermutu dan transparan. Transformasi layanan primer diwujudkan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bertujuan mendeteksi dini penyakit dan mencegah komplikasi penyakit seperti jantung, stroke, gagal ginjal, dan kanker.

Program quick win kesehatan masyarakat mencakup digitalisasi layanan kesehatan melalui berbagai inovasi. Salah satunya adalah program SATELIT (Saluran Telemedicine Puskesmas Terintegrasi) yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan kesehatan secara online melalui WhatsApp.

Layanan ini meliputi informasi pelayanan puskesmas, konsultasi kesehatan, pengantaran obat, pengaduan masyarakat, dan pendaftaran cek kesehatan gratis.

Selain itu, program WASIAT (WhatsApp Integrasi Antrian Online Rumah Sakit) juga diperkenalkan untuk memudahkan masyarakat mengakses pendaftaran layanan di empat RSUD Kabupaten Bojonegoro tanpa harus datang langsung.

Program lain yang diunggulkan adalah integrasi layanan PSC 119 dengan BPBD dan DAMKAR melalui aplikasi Emergency Button dan SIGAP Plus PSC 119.

"Dengan program ini, masyarakat dapat mengakses layanan gawat darurat medis seperti kecelakaan, serangan jantung, korban kebakaran, dan bencana secara cepat, tepat, dan terpadu," ujarnya.

Layanan PSC 119 dan SIGAP Plus PSC 119 ini telah berjalan sejak 2020 dan tersedia 24 jam tanpa biaya.

Cek Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun

Salah satu highlight dari program ini adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diberikan sebagai kado ulang tahun dari pemerintah kepada masyarakat. Program ini mencakup pemeriksaan kesehatan berdasarkan kelompok umur. Mulai dari bayi hingga lansia. Saat ini 4.264 penduduk telah memanfaatkan program ini.

Pemerintah terus mendorong peningkatan capaian program melalui himbauan kepada ASN dan sosialisasi luas ke masyarakat.

Bupati Setyo Wahono dalam ambutannya menyatakan bahwa salah satu upaya mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul adalah dengan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya.

Berdasarkan data BPS Jawa Timur Tahun 2025, capaian Usia Harapan Hidup Kabupaten Bojonegoro tahun 2024 mencapai 74,91 tahun, dan pemerintah terus berupaya meningkatkannya setiap tahun. Untuk itu, program digitalisasi pelayanan kesehatan menjadi prioritas agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan di Puskesmas, rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Bupati Wahono juga menegaskan pentingnya pengembangan telemedicine untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat dengan kondisi tertentu seperti disabilitas, penyakit kronis, dan lansia.

Pemkab Bojonegoro berharap digitalisasi layanan kesehatan ini tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga kualitas pelayanan, sehingga memberikan kepuasan kepada masyarakat.

“Cek Kesehatan Gratis merupakan kado istimewa bagi seluruh warga Bojonegoro. Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan derajat kesehatan individu yang akan berdampak pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan,” ujar Setyo Wahono.

Melalui program ini, Pemkab Bojonegoro berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dalam pelayanan kesehatan dengan melibatkan seluruh stakeholder dan masyarakat. Demi terwujudnya Kabupaten Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan. (tih/zim)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Quick Wins #layanan kesehatan #pemkab bojonegoro #kesehatan #dinkes #Puskesmas #bojonegoro #gawat darurat #dinas kesehatan #Setyo Wahono #cek kesehatan gratis