Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Disbudpar, Bappeda, hingga BRIDA Bojonegoro Uji Proposal Peserta KKN TK Unigoro 2026

M. Nurcholis • Jumat, 3 Juli 2026 | 16:54 WIB
(IST/RADAR BOJONEGORO)
(IST/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN TK) Universitas Bojonegoro (Unigoro) kurang sepuluh hari lagi.

Sebelum mahasiswa terjun ke masyarakat, LPPM Unigoro menggelar seminar pengujian proposal yang diikuti oleh 21 kelompok, Jumat (3/7/26).

LPPM Unigoro juga melibatkan instansi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, serta Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Bojonegoro sebagai penguji.

Seminar proposal KKN TK Unigoro 2026 dilakukan serentak di empat titik lokasi. Ruang Adu Ide Rektorat Unigoro, serta Modern Class Fakultas Sains dan Teknik.

Baca Juga: Dekan FISIP Untag Isi Kuliah Umum di Unigoro, Bahas Isu Strategis dan Kepemimpinan Pelayanan Publik

Masing-masing kelompok diberi waktu satu jam untuk memaparkan rencana program kerja.

“Setiap kelompok akan diuji oleh dua penguji. Penguji internal dari Unigoro, serta penguji eksternal dari Disbudpar, Bappeda, dan BRIDA Bojonegoro,” ucap Ketua LPPM Unigoro, Dr. Laily Agustina R., S.Si., M.Sc.

Pelibatan penguji eksternal memiliki alasan tersendiri. Terlebih kegiatan KKN Unigoro tahun ini mengusung misi pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan selatan Kabupaten Bojonegoro.

“Sehingga program-program yang dipaparkan oleh setiap kelompok apakah sudah in line (selaras, Red) dengan programnya pemerintah. Sekaligus apakah juga mampu menjawab persoalan masyarakat di lokasi KKN,” imbuh Laily.

Ada beberapa komponen penilaian yang disorot oleh penguji. Di antaranya sistematika penulisan proposal, program kerja, serta output.

Laily berharap, setiap kelompok dapat menghasilkan output yang bermanfaat bagi masyarakat maupun di bidang akademik.

“Khususnya output tentang publikasi artikel di jurnal bereputasi dan HaKI (Hak Kekayaan Intelektual) atas karya-karya yang diciptakan. Karena itu akan memberikan penilaian tersendiri bagi mahasiswa maupun dosen pendamping lapangan,” jelas Dosen Prodi Ilmu Lingkungan Unigoro.

KKN TK Unigoro 2026 akan dilaksanakan di 11 kecamatan dekat kawasan hutan. Kedungadem, Sugihwaras, Temayang, Gondang, Bubulan, Ngasem, Sekar, Ngraho, Tambakrejo, Margomulyo dan Bojonegoro.

Baca Juga: Kenalkan Standar Industri Perbenihan, Fakultas Pertanian Unigoro Gelar Kuliah Praktisi Produksi Benih Bermutu

Kepala Disbudpar Bojonegoro, Elzadeba Agustina, SH., M.Kes., mengapresiasi program-program kerja yang dipaparkan setiap kelompok.

Beliau juga mendorong peserta KKN TK Unigoro 2026 berkolaborasi dengan Pemkab Bojonegoro.

“Identifikasi potensi lokal harus dikaji lebih mendalam, sebelum menuju goal pemberdayaan masyarakat dan berkelanjutan. Saya berharap, mahasiswa ikut aktif dan berkontribusi menyelesaikan masalah di desa sesuai dengan kapasitasnya,” tukasnya. (din)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#unigoro #BRIDA #disbudpar #Bappeda #KKN