RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penelitian, Pengabdian dan Jurnalistik (P2J) Universitas Bojonegoro (Unigoro) memberangkatkan 162 mahasiswa pada Minggu pagi (10/2) untuk menjalani pengabdian di masyarakat. Pengabdian dilaksanakan di tujuh desa di wilayah Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro selama lima hari hingga 15 Februari nanti.
Setelah mengikuti rangkaian upacara resmi di halaman Fakultas Pertanian, peserta pengabdian di berangkatkan secara simbolis yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Yayasan Suyitno, Dr Arif Januwarso, Wakil Rektor III, serta Dosen Pembimbing Lapangan dan Pembina UKM P2J.
Pemberangkatan pengabdian masyarakat kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini pemberangkatannya para peserta pengabdian mengendarai hampir seratus sepeda motor bersama-sama dan dikawal langsung oleh petugas Satlantas Bojonegoro. Pengawalan ini mulai titik pemberangkatan (Kampus Unigoro) hingga tujuan akhirnya halaman Kecamatan Temayang.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Dr Arif Januwarso berharap dari kegiatan ini benar-benar bisa dimanfaatkan para mahasiswa peserta pengabdian untuk bisa berbuat positif dan membawa manfaat selama di lokasi desa pengabdian.
"Semoga kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat. Khususnya lokasi desa-desa yang ditempati pengabdian. Selain itu, para mahasiswa bisa memanfaatkan ini sebagai ladang belajar secara langsung di tengah masyarakat," harap Dr Arif Januwarso.
Dari 162 mahasiswa yang diberangkatkan menjalani pengabdian ini, peserta dibagi menjadi tujuh kelompok yang tiap kelompoknya terdapat 23 mahasiswa. Mereka akan mengabdi di tujuh desa di Kecamatan Temayang selama lima hari ke depan. Yakni, Desa Kedungsari, Kedungsumber, Soko, Pandantoyo, Papringan, Bakulan dan Ngujung.
Diawali dengan foto bersama dan pemototongan pita, pemberangkatan para peserta pengabdian masyarakat dari Unigoro ini langsung menuju Kecamatan Temayang, dengan mengikuti rute yang telah direncanakan menuju Kecamatan Temayang. Tiba di sana, peserta yang sudah dibagi kelompok-kelompok ini akan menyebar ke tujuh desa dan langsung melaksanakan program pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.
"Kegiatan pemberangkatan pengabdian masyarakat ini diikuti dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diharapkan para peserta dapat memperoleh pengalaman berharga dalam bersosialisasi langsung dengan masyarakat. Nantinya akan menjadi bekal penting dalam menjalani kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka," ungkap Zahra, salah satu peserta. (ftm/mld/cho)
Editor : Yuan Edo Ramadhana