RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tim pengabdian masyarakat dari Universitas Airlangga, Arina Qona’ah, S.Kep.Ns.M.Kep., Prof. Dr. Nursalam, M. Nurs (Hons) dan Erni Astutik, S.KM., M.Epid. telah menginisiasi program “Mindfulness Meditation Group” yang dirancang khusus untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan psikologis lansia penderita diabetes di Desa Sukolilo, Kabupaten Lamongan.
Program ini merupakan bagian dari upaya komprehensif dalam mendukung kesehatan mental dan fisik para lansia dengan diabetes melalui pendekatan mindfulness, yang dikenal luas mampu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh.
Kegiatan ini diikuti oleh 32 lansia yang antusias berpartisipasi dalam sesi meditasi yang dipimpin oleh instruktur berpengalaman dan ahli di bidang mindfulness. Para lansia diperkenalkan dengan berbagai teknik meditasi sederhana yang tidak hanya membantu mereka dalam relaksasi, tetapi juga memperkuat kemampuan mereka untuk menghadapi tantangan hidup sehari-hari.
Instruktur utama dalam program ini adalah seorang praktisi mindfulness dengan pengalaman dalam memberikan pelatihan meditasi, khususnya untuk kelompok lansia dan mereka yang hidup dengan penyakit kronis. Dengan keahliannya, instruktur ini berhasil membimbing para peserta untuk merasakan manfaat dari praktik mindfulness secara langsung dan signifikan.
Selain pelatihan meditasi, program ini juga mencakup sesi diskusi kelompok yang memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi pengalaman dan saling memberikan dukungan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menciptakan komunitas yang saling peduli dan mendukung, yang sangat penting bagi kesejahteraan psikologis para lansia.
Program ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat setempat, kader kesehatan, tenaga kesehatan dan juga para peserta. Para lansia peserta program juga merasakan manfaat langsung dari kegiatan ini. Ibu Rupiah, salah satu peserta yang telah mengikuti sesi, mengungkapkan perubahan positif yang ia rasakan.
“Setelah mengikuti meditasi, saya merasa lebih tenang dan tidak mudah cemas. Dulu saya sering merasa tertekan dengan kondisi diabetes saya, tapi sekarang saya lebih bisa menerima dan menghadapinya dengan lebih baik,” tuturnya.
Mindfulness Meditation Group ini diharapkan dapat menjadi intervensi yang berkelanjutan yang dapat juga dilakukan secara mandiri. Tim Universitas Airlangga melakukan evaluasi terhadap kondisi lansia penderita diabetes di Desa Sukolilo setelah mengikuti program ini. Evaluasi tersebut akan mencakup aspek fisik (pemeriksaan fisik dan laboratorium), kesejahteraan psikologis, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar untuk menyempurnakan program dan memastikan bahwa manfaat yang dirasakan oleh para peserta dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Pengabdian masyarakat ini menegaskan bahwa melalui mindfulness, kesejahteraan lansia dapat ditingkatkan secara signifikan, memberikan mereka harapan dan kualitas hidup yang lebih baik di masa senja (aq).
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Tahun 2024. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Editor : Hakam Alghivari