Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Perhutani Kejar 9 Pencuri Kayu di Randublatung, Tiga Batang Kayu Diamankan

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 7 Mei 2025 | 21:00 WIB
Ilustrasi kayu (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)
Ilustrasi kayu (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Beredar video pengejaran pencurian kayu di wilayah KPH Randublatung tepatnya di Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung. Pada video berdurasi 1 menit 38 detik itu menunjukan perhutani berhasil pengejaran hingga peletusan senjata api (senpi) atau beceng ke atas. Diketahui, kayu tersebut bernilai Rp 750 ribu saja.

Adm Perhutani KPH Randublatung Herry Merkussiyanto Putro membenarkan, pengejaran tim sergap terhadap pencurian kayu tersebut. ’’Penyergapan itu dilakukan oleh tim berjumlah empat orang. Namun, orang yang sedang dikejar berjumlah sekitar sembilan orang,” ujarnya.

Pada pengejaran itu, para terduga pelaku pencurian kayu tidak tertangkap. Penyergapan itu hanya mampu mengamankan tiga batang kayu jati sudah dipacak berukuran kecil, dan satu sepeda motor brondol.

’’Biasanya tidak semua pencurian kayu menggunakan sepeda motor, namun dipukul bersama-sama,” terangnya. ’’Karena medan hutan tidak mudah untuk dilewati sepeda motor,” imbuhnya.

Diungkapkan, untuk kerugian atas pencurian itu diakumulasi mencapai Rp 750 ribu untuk tiga batang kayu. Menurutnya, dikarenakan ukuran dan usia kayu yang di tebang masih relatif muda. ’’Pencurian kayu itu tidak menghitung besaran. asal jadi uang saja, biasanya begitu,” ujarnya.

Namun, pihaknya mengatakan kerugian terbesar bukan nominal harga kayu, melainkan usia kayu yang masih muda hingga kerusakan ekosistem hutan. ’’Kerugian terbesar adalah di lingkungan, kalau tidak dicuri kan bisa memberikan efek lingkungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk seluruh barang bukti sudah diamankan dan dibuatkan laporan terhadap penyergapan itu. ’’Saat ini, kasus ini masih dalam tahap pengembangan dan proses penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (hul/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Pencurian kayu #lingkungan #Ekosistem #penyergapan #senpi #perhutani #kayu #randublatung #blora #Pencurian