Aurelia Zahira Asa berhasil mengharumkan nama Bojonegoro di ajang olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) Jawa Timur. Siswa SMAN 2 Taruna Pamong Praja Bojonegoro ini meraih juara 1 nomor 50 meter gaya dada putri. Walau selama persiapan mengalami cedera kaki.
M. IRVAN RAMADHON, Bojonegoro
SENYUM merekah dari wajah Aurelia Zahira Asa. Tangannya memegang bangga medali olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) Jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Jawa Timur 2026.
Asa berhasil meraih juara 150 meter gaya dada putri. Selain itu dinobatkan sebagai perenang terbaik ke III dalam O2SN Jatim 2026.
Siswa SMAN 2 Taruna Pamong Praja Bojonegoro tersebut senang sekaligus tak menyangka bisa mendapatkan juara di ajang O2SN. Tentu pencapaian tersebut tak mudah digapai. Perlu kerja keras dan kedisiplinan dalam latihan maupun pertandingan.
‘’Hasil sesuai yang diinginkan yaitu juara di 50 meter gaya dada,” ungkap siswa asal Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro Kota.
Asa, sapannya Aurelia Zahira Asa, tidak memiliki waktu banyak untuk persiapan mengikuti O2SN tingkat provinsi. Setelah pengumuman terpilih untuk menjadi wakil Bojonegoro ke provinsi siswa kelas XII tersebut langsung tancap gas persiapan.
Meski setiap hari sudah rutin berlatih. Namun tanggung jawab dan kesempatan wakili kota tercinta ke provinsi membuat Asa semakin giat berlatih. Juga mengatur pola dan asupan makanan.
‘’Mengatur jam tidur juga,” jelas anak kedua dari dua bersaudara tersebut.
Bahkan ketika persiapan Asa sempat mengalami cedera di bagian kaki. Tepatnya dua minggu sebelum pertandingan. Tentu cedera tersebut membuat alumni SMPN 5 Bojonegoro tersebut harus ekstra berhati-hati agar cedera bisa sembuh sebelum pertandingan.
‘’Sebelum lomba ada cedera,” terang dara menekuni renang sejak TK tersebut.
Selama cedera Asa mencoba tidak melakukan kegiatan yang berlebihan seperti lari. Terlebih cedera di kaki tersebut didapat akibat terlalu menumpu saat berlari. Cedera itu membuat kakinya setelah latihan berenang pasti nyeri. Untuk penanganan selalu dikompres es.
Asa sudah terbiasa mengikuti kompetisi dan kejuaraan renang. Sehingga ketika tampil di O2SN tidak gugup. Dirinya sadar jika terlalu gugup bakal berpengaruh pada performa di kolam.
‘’Sehingga mencoba tenang dan tetap fokus pada tujuan,” ujarnya.
Usai menjuarai O2SN, Asa kini bersiap untuk mengikuti kejuaraan renang Jatim Open pada Oktober. Sehingga kembali mempersiapkan diri dengan latihan intensif. (*/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko