Keberanian berbalut semangat kuat melahirkan kemenangan yang membanggakan dari para atlet cilik Thunders Bojonegoro. Dengan tekad yang tak pernah madang, rentetan medali di tingkat nasional berhasil didapatkan,"
DEWI SAFITRI, Radar Bojonegoro
DERU roda kecil melesat di lintasan Camp Of The Champ Semarang. Membelah hari dengan napas panjang dan sorot mata penuh tekad. Di tengah riuh sorak penonton Camp of The Champ Antar Pelajar se-Indonesia 2026, nama Thunders Bojonegoro kembali menggema. Bukan sekadar hadir, klub sepatu roda asal Kota Ledre itu pulang membawa sekeranjang medali dan kebanggaan.
Anak-anak itu masih belia. Namun di lintasan, mereka menjelma menjadi petarung kecil yang berani menantang waktu dan kecepatan.
Anggun Zhafira Elma menjadi salah satu yang bersinar. Atlet kategori Standar KU SD 3-4 Putri itu sukses memboyong dua medali perak dari nomor 500 meter dan 1000 meter. Luncurannya tenang, tetapi menyimpan daya juang yang tak mudah terkalahkan.
Di kategori Standar KU SD 3-4 Putra nomor relay standar, Rangga Fatahillah Ahmad turut menyumbang medali perunggu. Sebuah pencapaian yang lahir dari kerja sama dan kekompakan di lintasan.
Sementara itu, gelak kagum penonton pecah saat para atlet kategori Pemula KU PG/TK Putri berlaga. Chita dan Alina tampil gemilang dengan meraih medali emas nomor 50 meter. Sedangkan Alisyah menyempurnakan catatan manis itu lewat medali perunggu.
Prestasi serupa datang dari kategori Pemula SD 1-2 Putri nomor 50 meter. Agsaina melesat menjadi yang tercepat dan membawa pulang medali emas. Ayyara meraih perak, sementara Fathia menutup podium dengan medali perunggu. Ayyara bahkan kembali menambah koleksi medali lewat perunggu nomor 100 meter kualifikasi.
Tak ketinggalan, Azkadina ikut mempersembahkan medali perunggu pada kategori Pemula SD 3-4 Putri nomor 50 meter.
Bagi Thunders Bojonegoro, kemenangan bukan semata soal medali. Ada peluh panjang, jatuh bangun saat latihan, hingga air mata yang diam-diam disembunyikan di balik helm dan pelindung lutut.
Pelatih Thunders Bojonegoro, Surya Isnawan mengaku, bangga atas perjuangan para atlet muda tersebut.
Apresiasi diberikan kepada para atlet. Atas perjuangan dan semangat yang tiada henti selama mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut. Menurutnya, hasil ini menjadi motivasi agar anak-anak semakin semangat berlatih dan terus meningkatkan prestasi di event-event selanjutnya.
"Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh atlet yang sudah berjuang maksimal di lintasan," ujarnya.
Dia melanjutkan, bahwa hasil kompetisi ini juga menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih untuk meningkatkan kemampuan teknik maupun mental bertanding. Masih banyak evaluasi dan PR dari penampilan para atlet. Untuk itu, perbaikan akan dilakukan untuk penampilan yang lebih baik lagi ke depan.
"Ke depan kami akan terus melakukan pembinaan dan peningkatan skill agar performa mereka semakin berkembang. Dan, mampu bersaing lebih baik lagi," pungkasnya. (*/bgs)
Editor : Hakam Alghivari