Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Feivel Fayyola Farzana Hambali, Peraih Emas Olimpiade Sains: Kalau Ikut Lomba, Niatnya Jalan-Jalan dan Jajan

Hakam Alghivari • Jumat, 8 Mei 2026 | 09:30 WIB
GENERASI EMAS: Feivel Fayyola Farzana Hambali berhasil juara 1 OSI 2, dan juara 1 Puskanas (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
GENERASI EMAS: Feivel Fayyola Farzana Hambali berhasil juara 1 OSI 2, dan juara 1 Puskanas (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Feivel Fayyola Farzana Hambali masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar (SD). Namun, telah menorehkan berbagai prestasi tingkat nasional di bidang matematika, sains, dan bahasa Inggris, termasuk medali emas Olimpiade Omni Sains Indonesia 2 (OSI 2) di Surabaya.


HAKAM ALGHIVARI, Bojonegoro


DEGUP jantung itu selalu datang saat pengumuman juara. Bagi Feivel Fayyola Farzana Hambali, momen tersebut menjadi bagian paling menegangkan sekaligus menyenangkan dalam setiap kompetisi yang diikutinya.

Siswi 12 tahun asal Desa/Kecamatan Sugihwaras ini, mulai aktif mengikuti lomba sejak kelas 3 SD. Sejak itu, rutin mengikuti berbagai kompetisi, baik secara daring maupun luring.

Ketertarikannya bermula dari kebiasaan sederhana sejak kecil. Ia sudah mengenal bahasa Inggris melalui lagu dan warna sejak taman kanak-kanak. Dari situ, kemampuannya berkembang seiring waktu.

Tak hanya itu, perempuan akrab dipanggil Feivel itu juga mulai belajar bahasa lain seperti Mandarin dan Jepang secara mandiri melalui aplikasi.

Baca Juga: Nafeeza Joza Hyndrawan, Pelari Cilik Asal Kecamatan Padangan: Disiplin Atur Waktu Sekolah dan Latihan

Ketekunan tersebut membawanya meraih berbagai prestasi, di antaranya juara 1 Olimpiade Omni Sains Indonesia 2 (OSI 2), juara 1 Pusat Kejuaraan Sains Nasional (Puskanas), serta sejumlah medali di kompetisi nasional lainnya.

Menariknya, siswi SD Muhammadiyah 2 itu menjalani semuanya dengan santai. Baginya, lomba bukan sekadar soal menang atau kalah.

“Kalau ikut lomba itu niatnya sekalian jalan-jalan dan jajan, jadi enjoy saja,” katanya.

Meski begitu, tetap menghadapi tantangan, terutama dalam membagi waktu antara sekolah dan persiapan lomba. Juga, rasa lelah kerap muncul, namun tidak membuatnya menyerah.

“Kadang capek, tapi tidak boleh putus asa,” ungkapnya.

Dari pengalaman tersebut, kepercayaan dirinya pun tumbuh. Ia merasa lebih siap menghadapi berbagai soal dengan tingkat kesulitan tinggi.

Dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam perjalanannya. Mereka selalu mendampingi dan memberi semangat di setiap proses.

Feivel berharap bisa terus mengembangkan kemampuannya dan meraih prestasi lebih tinggi. Bahkan di masa depan ingin melanjutkan studi hingga ke luar negeri.

"Ingin melanjutkan sekolah keluar negeri dengan beasiswa," pungkasnya. (kam/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#bahasa #olimpiade #kepercayaan diri #prestasi #Sugihwaras