Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Naufarenabil Al-Fath, Juara 1 M-Kyorugi Kejurprov Taekwondo Championship Jatim: Taekwondo Melatih Disiplin dan Membentuk Mental

Hakam Alghivari • Jumat, 6 Maret 2026 | 09:00 WIB

JUARA JATIM: Naufarenabil Al-Fath Ramadhan konsisten meraih juara dalam berbagai kejuaraan Taekwondo di Jawa Timur.
JUARA JATIM: Naufarenabil Al-Fath Ramadhan konsisten meraih juara dalam berbagai kejuaraan Taekwondo di Jawa Timur.

 

Naufarenabil Al-Fath Ramadhan berhasil langganan Juara 1 M-Kyorugi Kejurprov Taekwondo Championship Jatim Reborn 2024-2025, konsisten meraih juara dalam berbagai kejuaraan di Jawa Timur.


HAKAM ALGHIVARI, Bojonegoro


PELUIT dibunyikan, dua atlet kecil saling berhadapan di atas matras. Di antara sorak-sorai penonton, Naufarenabil Al-Fath Ramadhan melangkah mantap. Bocah 12 tahun yang akrab disapa Farren itu bukan lagi sekedar siswa kelas 6 SD. Di arena, ia adalah taekwondoin yang sedang mengejar mimpinya.

Mulai mengenal taekwondo sejak kelas 3 SD. Faren sempat mencoba beberapa cabang olahraga. Namun, saat itu belum menemukan yang sesuai selera.

Hingga akhirnya sang ibu mengajaknya melihat langsung latihan di sebuah dojang. Dari situ ketertarikannya tumbuh. Ia mengikuti kelas percobaan, lalu memutuskan bergabung dengan klub.

Menurut Farren, taekwondo berbeda dari olahraga lain. Ada unsur teknik, aturan, dan strategi yang membuatnya tertantang. Bagian yang paling ia nikmati adalah saat bertarung, ketika kemampuan diuji secara langsung di atas matras.

Sejak 2023, prestasinya mulai terlihat. Ia meraih Juara 2 kelas festival putra Bupati Cup 2023 di Bojonegoro. Setahun berikutnya, namanya beberapa kali naik podium di kejuaraan tingkat kabupaten dan provinsi.

Salah satu capaian pentingnya adalah Juara 1 M-Kyorugi Kejurprov Taekwondo Championship Jatim Reborn 2024 di Malang. Hingga 2025,  konsisten meraih posisi juara dalam berbagai kejuaraan di Jawa Timur, termasuk Popkab Bojonegoro.

Latihan padat menjadi bagian dari kesehariannya, terutama menjelang kejuaraan dan ujian kenaikan tingkat. Sepulang sekolah, harus membagi waktu antara latihan, les, dan mengaji. Rasa lelah kerap datang, tetapi ia belajar mengatur waktu agar tetap bisa beristirahat cukup. 

Dukungan dari sekolah memudahkannya tetap mengikuti pelajaran saat harus izin bertanding ke luar kota. “Alhamdulillah taekwondo jalan, sekolah tidak tertinggal,” katanya.

Bagi Farren, taekwondo bukan hanya olahraga adu fisik, melainkan disiplin dan membentuk mental. “Taekwondo mengajarkan disiplin dan membentuk mental serta fisik yang kuat,” ujarnya.

Siswa SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Itu menyimpan cita-cita menjadi atlet taekwondo nasional. Suatu hari nanti,   ingin memiliki dojang sendiri bersama adiknya.

Di usianya yang masih belia, Farren sudah memahami bahwa prestasi bukan hanya soal angka di rapor, tetapi tentang proses, kerja keras, dan keberanian berdiri di atas matras. (kam/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Jawa Timur #dojang #kejurprov taekwondo #Jatim #olahraga #taekwondo #bojonegoro #taekwondoin #atlet