Berawal keprihatinan terkait minimnya pengetahuan masyarakat terkait penanganan cedera. Mochamad Ilham Agung Prilaksono mulai menjadi sport therapist sejak 2021 untuk membantu dan mengedukasi penanganan cedera. Bahkan di 2022 bisa membuka klinik di rumah.
IRVAN RAMADHAN, Bojonegoro
KEGIGIHAN Mochamad Ilham Agung Prilaksono untuk mengedukasi masyarakat terkait penanganan cedera mulai membuahkan hasil.
Sejak 2021 Ilham bertekad membantu dan mengedukasi penanganan cedera sebagai Sport Therapist. Kini masyarakat mulai sadar pentingnya penanganan cedera yang benar. Sehingga bisa sembuh dari cedera lebih cepat.
Pada awal menjadi sport therapist¸Ilham sadar di Bojonegoro belum banyak penanganan cedera otot dan sendi yang sesuai dengan keilmuan keolahragaan. Sehingga terdorong untuk memberikan penanganan seusai keilmuan keolahragaan.
Ilham mulai memberikan penanganan pada November 2021 dengan melakukan kunjungan ke rumah pasien. Terlebih belum memiliki klinik. Ketika mengangani, pemuda 28 tahun tersebut juga memberikan sosialisasi dan edukasi penanganan cedera.
‘’Awalnya dulu home visit dari rumah ke rumah untuk menangani dan mensosialisasikan penanganan cedera itu apa dan bagaimana caranya,” ungkap pemuda asal Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas tersebut.
Edukasi yang dilakukan Ilham tidak langsung diterima masyarakat. Masyarakat saat itu masih berfikir ketika cedera langsung ditangani. Padahal hal tersebut kurang tepat. Juga asal memilih tempat untuk menanganai cedera.
‘’Tapi seiring waktu baru mereka paham ketika diberikan pemahaman dengan kebiasaan keseharian selain dengan bahasa ilmiah,” jelas pemilik Sport Massage House tersebut.
Ilham kemudian membuka klinik di rumah pada November 2022 atau setahun setelah memutuskan menjadi sport therapist. Klinik menjadi sarana untuk meningkatkan pelayanan dan edukasi pada masyarakat yang menjadi pasien.
‘’Dapat membantu masyarakat dalam penanganan cedera otot dan sendi sekaligus dapat mengedukasi atau memberikan wawasan penanganan yang benar itu bagaimana,” jelas alumni SMAN 2 Bojonegoro tersebut.
Klinik milik Ilham menjadi jujukan atlet dan pejabat dari dalam maupun Bojonegoro. Lebih dari lebih dari lima ribu pasien telah ditangani sejak 2021 hingga kini. Bahkan
‘’Ada pasien dari Blora,” terangnya.
Alumni Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tersebut merasa senang dapat membantu banyak orang yang membutuhkan bantuan. Baik di kalangan anak-anak hingga orang lanjut usia.
‘’Atlet hingga masyarakat biasa. Dukanya Alhamdulillah belum ada tapi yang jelas mengedukasi masyarakat belum tahu penanganan yang benar itu pasti ada kontra,” jelas pemuda hobi berolahraga tersebut.
Ke depan Ilham bertekad untuk memiliki sports massage house center, tidak hanya penanganan cedera saja, melainkan juga ada sports recovery dan sports consultant.
Tentu tetap dengan misi untuk mengedukasi masyarakat agar tahu penanganan yang benar. Juga membantu masyarakat sekitar klinik secara free atau bebas biaya. Terlebih berfikir ketika tidak bisa bantu secara materi cuman bisa bantu dalam penangan cedera bagi masyarakat sekitar.
‘’Agar tidak salah dan tidak terjadi cedera yang semakin parah,” terangnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana