Tekad kuat berbalut rasa pantang menyerah tertanam dalam diri Berliana Maya Safira. Dengan disiplin, kerja keras, dan semangat berlatih, prestasi membanggakan sukses diraihnya. Yakni, meraih Juara 2 Cabor Bola Voli Pasir dalam Pomnas 2025.
DEWI SAFITRI, Bojonegoro
DI ANTARA debu pasir dan teriknya matahari, Berliana Maya Safira menemukan tempat hatinya berlabuh. Di setiap ayunan tangan dan lompatan kaki yang beriring dengan tetesan peluh.
Tersimpan semangat tentang cintanya pada cabang olahraga (Cabor) yang membesarkan namanya.
Yakni, bola voli pasir. Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro tersebut sukses menorehkan hasil manis di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX Jawa Tengah 2025.
Yakni, meraih Juara 2 Cabor Bola Voli Pasir.’’Pada ajang Pomnas, saya berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menempati posisi yang cukup baik di cabor voli pasir,” ujarnya. Prestasi tersebut sukses diraih Berliana dengan kerja keras dan latihan konsisten.
Juga, dukungan dari pelatih, tim, serta keluarga yang menjadi semangat tersendiri baginya. Ia merasa, sangat bahagia sekaligus terharu atas pencapaiannya tersebut. Mengingat, perjuangan yang dilalui tidaklah mudah.
Halang rintang kerap menghadap jalannya. Mulai dari kendala cuaca yang tidak menentu, rasa lelah, hingga tekanan dari lawan yang memiliki kualitas permainan tinggi.
Namun, hal tersebut tidak lantas membuatnya menyerah. Justru memantik semangat juangnya untuk terus menguat dengan hebat.
’’Hasil yang didapat memang mendekati target, meskipun selalu ada keinginan untuk bisa lebih baik lagi di pertandingan berikutnya,” kisahnya. Persiapan panjang dilakukan Berliana dalam menghadapi Pomnas.
Bahkan, latihan intensif dilakukan sejak beberapa bulan sebelum pertandingan. Meliputi, latihan fisik, teknik permainan, strategi, hingga persiapan mental untuk bertanding.
Bahkan, upaya untuk membangun chemistry dengan teman jauh juga dilakukan saat latihan bersama.
Mulai fokus komunikasi di lapangan, penyesuaian pola permainan, hingga keterbukaan terkait kekurangan dan kelebihan satu sama lain untuk saling mengerti.
Sehingga, bisa memperkuat kerja sama dan kepercayaan. ’’Latihannya di GOR Voli Pantai Sidoarjo,” bebernya.
Berliana mulai menekuni cabor bola voli pasir sejak beberapa tahun lalu. Bermula dari ketertarikannya terhadap permainan dua lawan dua yang membutuhkan kekompakan, stamina, dan strategi yang matang. Ia mulai mendalaminya hingga merasakan suka duka dalam cabor yang digelutinya ini.
’’Sukanya bisa mendapat pengalaman baru, menambah teman, dan membanggakan daerah serta kampus. Sementara, dukanya harus rela berkorban waktu, tenaga, dan sering cedera atau kelelahan,” terangnya.
Cita-cita mulai terbesit atas bakat yang dimilikinya. Yakni, ingin terus berkembang dan melebarkan sayap untuk berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Serta, bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda yang memiliki minat dalam cabor bola voli pasir. (*/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko