Tekad kuat menyatu hebat dalam diri Sholeh Maulana. Dengan semangat, ia mengejar setiap mimpi yang dirakitnya. Dengan segala perjuangan, satu per satu di antaranya sukses diraih dengan membanggakan.
DEWI SAFITRI, BOJONEGORO
BERAWAL dari tribun penonton, membawa Sholeh Maulana jatuh hati pada pencak silat. Laki-laki 23 tahun tersebut kemudian memutuskan berkecimpung di dunia pencak silat sejak masih SD. Dukungan dari orang tua membawanya berlatih di perguruan pencak organisasi.
Sejak itulah, prestasi demi prestasi sukses diraihnya dengan membanggakan. Pemuda tinggal di Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro Kota tersebut mulai mengukir prestasi pertama kali pada 2014 lalu.
Yakni, peraih Juara 2 Tanding Kelas C Usia Dini pada Kejuaraan Daerah Internal Perguruan Pencak Organisasi di Gelora Delta Sidoarjo. Kemudian, berlanjut meraih Juara 3 kategori tanding kelas C Putra Pra Remaja Kejurda Pencak Organisasi di Surabaya 2016.
Juara 2 kategori tanding kelas C Putra Dewasa Kejurkab Bojonegoro 2018. Dan, Juara 2 kategori Seni Tunggal Putra Porseni Bojonegoro 2019. ’’Sayangnya, saya belum beruntung untuk bisa mewakili Bojonegoro di tingkat Provinsi maupun Nasional saat itu,” ujarnya.
Maulana sempat berambisi untuk bertanding di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) saat SMA. Namun, cita-cita menjadi anggota Polri membuat latihan pencak silat yang dijalani kurang efektif kala itu.
Hingga berada di titik kegagalan saat final seleksi perwakilan atlet dari Bojonegoro untuk mengikuti Porprov Jawa Timur. Dari situ, ia memutuskan untuk fokus mengejar cita-citanya dan berhenti sementara dari gelanggang.
’’Pada 2022, saya berhasil menggapai cita-cita dan dilantik menjadi anggota Polri,” kisah Anggota Polri dan berdinas di Polsek Babat, Polres Lamongan tersebut. Tidak berhenti di situ, semangat silat Maulana terus membuncah dengan seragam coklatnya.
Baca Juga: Majelis Njeng Sunan, Ruwat Nusantara di Kayangan Api: Kayangan Api Titik Pusat Ruwatan Nusantara
Di samping kesibukannya berdinas sebagai anggota Polri, ia ingin menebus kegagalan yang belum sempat diraihnya dulu. Sehingga, memutuskan untuk kembali aktif berlatih pencak silat dan bergabung dengan tim pencak silat Polda Jawa Timur.
Berbagai prestasi kembali diraihnya. Meliputi, Juara 2 kategori tanding kelas C Putra Dewasa Kejurkab Bojonegoro 2021; Juara 1 kategori Seni Ganda Putra Kejurnas KAPOLRI CUP di Cibubur 2023.
Kemudian, Juara 3 kategori tanding kelas G Putra Dewasa Kejuaraan Trunojoyo Cup di Bangkalan Madura 2023; Juara 3 tanding kelas G Putra Dewasa kategori Kejuaraan Malang Campionship Piala Kemenpora 2023.
Selanjutnya, Juara 1 kategori tanding kelas G Putra Dewasa Kejuaraan Bojonegoro Campionship 2025; Juara 1 kategori tanding kelas G Putra Dewasa Kejuaraan PANGDIVIF 2 KOSTRAD CUP di Malang 2025; dan Juara 1 kategori tanding kelas G Putra Dewasa Kejurnas Bali Arisaka Campionship di Denpasar 2025.
’’Saya masih akan mengikuti event-event lainnya ke depan. Karena dari dinas juga selalu men-support setiap kegiatan yang saya ikuti,” lanjutnya. Dengan sederet prestasi yang berhasil diraih, Maulana sukses meraih beberapa penghargaan.
Di antaranya, penghargaan dari Kapolres Lamongan pada Juli 2023, Penghargaan Kapolda Jatim Agustus 2023, dan Penghargaan Kapolda Jatim pada Oktober 2023. Meski begitu, rasa rendah hati tetap tertanam dalam dirinya.
Ia merasa, prestasi yang diraih belum seberapa dibanding atlet-atlet lain yang lebih hebat di luar sana. Meski begitu, motivasi hebat dari dirinya, bahwa di setiap kegagalan akan ada keberhasilan lainnya yang akan menyambut di masa depan. Asal kita tidak mudah menyerah akan prosesnya. (ewi/bgs)