Azyra Fatya Ramadani baru pertama mengikuti lomba sambung ayat. Namun, siswa kelas 2 MI Sholbiyah, Desa Simorejo, Kecamatan Kanor ini berhasil meraih Juara Harapan 3 Kategori A Tahfidz Quran 2025.
DEWI SAFITRI, Bojonegoro.
RASA tidak percaya diri sempat menghinggapi gadis cilik asal Desa Sedeng, Kecamatan Kanor, Bojonegoro ini saat mengikuti kompetisi Tahfidz Quran Radar Bojonegoro 2025.
Kepercayaan diri Azyra Fatya Ramadani sempat menciut ketika melihat performa dari peserta lainnya. Namun, tidak membuat semangatnya padam. Terus bersemangat untuk menampilkan yang terbaik di depan dewan juri, tidak kalah dengan lainnya.
Berkat kegigihannya, perempuan berusia 8 tahun ini berhasil meraih prestasi gemilang. Mengalahkan puluhan peserta lainnya. Yakni, sukses menjadi Juara Harapan 3 Kategori A Tahfidz Quran Radar Bojonegoro 2025.
“Senang banget. Melihat pesertanya, saya kira saya tidak akan mendapat juara,” kata Azyra sapaannya.
Berbagai upaya dilakukan Azyra untuk ikut serta dalam kompetisi yang diikuti oleh peserta dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan tersebut. Ia rajin berlatih murajaah tahsin berulang-ulang untuk menyempurnakan bacaan. Selain berlatih bersama Sang Ustadzah, ia juga latihan di rumah.
“Belajarnya sama Ustadzah ngaji, Bu Siti Cholifah, beliau yang mengajari saya setiap kali mau ikut lomba,” bebernya.
Azyra mengaku, cukup kaget mengikuti lomba Tahfidz Quran 2025 yang menjadi event tahunan Jawa Pos Radar Bojonegoro tersebut. Karena baru pertama kali mengikuti lomba sambung ayat. Semua dilakukan dengan mendadak. Terlebih, ketika mendengar hafalan dari peserta lain yang bikin merinding.
Meski merasa demikian, Azyra tetap semangat. Dengan motivasi ingin menjadi lebih baik dan bisa meraih juara lebih tinggi.
Ia merasa senang dengan keikutsertaannya di lomba tersebut. Selain menambah pengalaman berharga. Ia juga bisa berlatih berkonsentrasi penuh saat lomba.
“Tujuan dan harapan saya, bisa menjadi lebih baik lagi dan meraih juara yang lebih bagus lagi ke depan,” harapnya.
Siswa duduk di bangku kelas 2 MI Sholbiyah, Desa Simorejo, Kanor, Bojonegoro tersebut menyampaikan, jarang mengikuti lomba. Namun, sekali ikut lomba, pasti mendapat juara. Seperti, dalam lomba pertamanya di 2023 lalu. Yakni, lomba tahfidz surat-surat pendek di MI Darul Ulum, Baureno. Azyra sukses meraih juara 3 kala itu.
Selain itu, ia juga sukses meraih juara 1 Lomba Tahfidz Quran di Yayasan Hadist Quran Indonesia, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Dan, berhasil meraih juara 1 lomba tahfidz di sekolah tempatnya menuntut ilmu.
Menurut Azyra, dari berbagai lomba yang pernah diikuti, paling menegangkan adalah Tahfidz Quran Radar Bojonegoro 2025. Bersyukur, ia sukses mendapat juara juga dalam kompetisi tersebut.
“Saya ingin suatu saat nanti bisa menjadi penghafal Alquran dan ingin belajar qiraatul Quran. Mohon doanya, agar cita-cita saya terkabul,” pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana