Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Adinda Zahrani, Delegasi Jatim Program Pertukaran Pemuda Antarnegara 2024: Meneliti, Advokasi, dan Cinta Dunia Perempuan dan Ibu

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 12 Agustus 2024 | 19:56 WIB

 

BERPRESTASI: Adinda Zahrani terpilih sebagai delegasi Jawa Timur yang akan mengikuti Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) 2024 di Kota Canberra, Australia. Juga
BERPRESTASI: Adinda Zahrani terpilih sebagai delegasi Jawa Timur yang akan mengikuti Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) 2024 di Kota Canberra, Australia. Juga

 

Pemudi asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro Kota Adinda Zahrani aktif mengikuti berbagai forum diskusi dan penelitian tentang perempuan dan anak. Dan, berhasil jadi delegasi utama Jatim dalam program Pertukaran Pemuda Antarnegara (PPAN) 2024.


YANA DWI KURNIYA WATI, Bojonegoro


JALAN hidup merupakan pilihan bagi setiap orang. Bukan hal pasti. Pilihannya pun beragam. Seperti Adinda Zahrani yang memilih menempuh pendidikan kebidanan di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) Malang.

Tidak sekadar kuliah ala kadar, ternyata pilihannya untuk menjadi bidan di kemudian hari melalui proses panjang. Hal itu ia ungkapkan dalam satu kesempatan dengan memanfaatkan waktu luangnya.

Dia berkata, memiliki ketertarikan dunia perlindungan perempuan dan anak sejak kecil. Bahkan, sempat menjadi Duta Anak Bojonegoro 2015 dan Duta Anak Jatim 2015. ’’Hingga akhirnya berlanjut kuliah di kebidanan FKUB,” jelas Zahra.

Baca Juga: Masdra Nurriza, Pelatih PON Papua Barat Bawa Papua Barat Tampil Perdana di PON

Dia menceritakan, selama kuliah hingga saat ini aktif di bidang penelitian terkait kesehatan perempuan. Khususnya, ibu. Kepiawaiannya dalam analisis dan meneliti itu pun akhirnya membawa pada predikat juara kompetisi penelitian tingkat Nasional.

Juga, mendapat penghargaan best presenter di Konferensi Kesehatan Internasional pada 2023. Hal ini, kata dia, dikarenakan kecintaannya terhadap dunia perempuan dan ibu yang saat ini berlanjut ke ranah advokasi.

Bak perempuan segudang prestasi, Zahra juga menjadi penerima beasiswa Maudy Ayunda Mentorship and Scholarship Program 2024. Hingga akhirnya, berhasil mewakili Jatim untuk pertukaran pelajar di Australia.

’’Kebetulan saya melihat informasi mengenai seleksi delegasi Indonesia untuk program PPAN (Pertukaran Pemuda Antarnegara). Saya langsung mendaftar dengan harapan bisa menjadi jalan menggapai impian sekaligus membuka jalan ke banyak kesempatan baru untuk belajar maupun pengalaman baru,” ucap alumni siswi SMAN 1 Bojonegoro itu.

Dia menuturkan, banyak seleksi dilalui dalam tiga tahap. Yakni, tahap satu dari seleksi administrasi. Lalu, tahap dua ialah tes tulis dan wawancara. Dan, tahap tiga yaitu karantina tiga hari di Surabaya.

Berakhirnya seleksi wawancara membuat Zahra terpilih menjadi delegasi utama mewakili Jatim di PPAN. Tepatnya, Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) 2024 di Kota Canberra, Australia.

’’Setelah melalui serangkaian proses seleksi akhirnya saya dipilih oleh Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) menjadi delegasi Jatim bersama 20 delegasi provinsi lain untuk mewakili Indonesia,” katanya.

Perlu diketahui, program ini akan dilaksanakan dalam dua fase. Yakni, fase Indonesia dan Austalia. Baik secara online maupun offline. Di mana fase Australia akan dimulai lebih dulu pada Oktober-Desember 2024 bertempat di Canberra.

Sedangkan, fase Australia dimulai bulan Januari-Februari 2025 bertempat di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Delegasi dari kedua negara nantinya juga akan berpartisipasi dalam diskusi pemuda untuk membahas mengenai isu-isu global. (*/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Sukorejo #Desa #PPAN #Perempuan #kedokteran #penelitian #Jatim #Fakultas #Brawijaya #anak #bojonegoro #SMA 1 #Univeristas #malang #AIYEP