Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

HPN 2026 di Banten, PWI Pusat Kembali Gelar Anugerah Kebudayaan untuk Kepala Daerah dan Wartawan

Bachtiar Febrianto • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 20:44 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM– Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Banten pada 6–10 Februari 2026 bakal semakin semarak. Salah satu agenda istimewanya adalah Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) Pusat, yang diberikan kepada bupati dan wali kota yang dinilai berhasil bersinergi dengan media dan pers dalam memajukan kebudayaan daerah.

Menurut Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, kebudayaan daerah memiliki pengaruh langsung terhadap kemajuan kebudayaan nasional. Karena itu, peran pemerintah daerah menjadi sangat penting.

“Mengapa PWI peduli dengan pemajuan kebudayaan? Karena wartawan dan media menyadari bahwa negeri ini adalah super power di bidang kebudayaan. UNESCO pada 2017 bahkan telah mengakui hal itu kepada dunia. Di lapangan, bupati dan wali kota memegang peranan penting karena mereka punya wilayah, rakyat, dan anggaran,” ujar Zulmansyah di Jakarta, Kamis (16/10).

Sementara itu, Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono (YSH) menambahkan, penghargaan ini pertama kali diberikan pada HPN 2016 di Lombok, dan hingga kini sudah sekitar 50 kepala daerah yang pernah menerima, antara lain Wali Kota Surabaya Ery Cahyadi, Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran (kini Wali Kota Padang), Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (kini Gubernur Jawa Barat), dan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.

Tema HPN 2026: Kebudayaan Daerah Inklusif dan Berkelanjutan

Tahun ini, AK-PWI HPN 2026 mengusung tema besar “Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers”. Peserta dapat memilih salah satu dari tiga subtema berikut:

  1. Penguatan keragaman ekspresi budaya dan interaksi budaya inklusif.
  2. Pemanfaatan kekayaan budaya berbasis media dan pers untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional.
  3. Pemajuan kebudayaan daerah yang melindungi keanekaragaman hayati dan ekosistem berkelanjutan.

Menariknya, penghargaan ini tidak hanya untuk kepala daerah, tetapi juga akan diberikan kepada insan pers dan komunitas wartawan yang kiprahnya di bidang kebudayaan berdampak nyata di tingkat nasional maupun global.

Jadwal dan Mekanisme AK-PWI HPN 2026

PWI telah menyiapkan lini masa kegiatan sebagai berikut:

Harapan PWI: Presiden Prabowo Hadir di HPN 2026

Sebagai Ketua Panitia HPN 2026, Zulmansyah Sekedang juga menyampaikan harapan besar agar Presiden Prabowo Subianto dapat hadir langsung di perayaan HPN tahun depan.

“Kami berharap Presiden Prabowo bisa datang, agar beliau dapat melihat dan mendengar langsung berbagai pencapaian, sekaligus tantangan yang dihadapi insan pers dan daerah dalam pemajuan kebudayaan,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi antara pers, pemerintah daerah, dan masyarakat, PWI berharap HPN 2026 di Banten menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi media dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya bangsa — dari daerah untuk Indonesia dan dunia. (*)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Banten #persatuan wartawan indonesia #anugerah #kebudayaan nasional #media #pwi #pers #inklusif #kebudayaan #prabowo subianto #Yuhronur Efendi #HPN #lamongan #kebudayaan daerah #hari pers nasional #wartawan