Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hore! 2.025 Penari Bojonegoro Resmi Pecahkan Rekor Rekor MURI di Puncak Peringatan Harkopnas

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 18 Juli 2025 | 21:44 WIB
(YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
(YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Puncak acara peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) di Jawa Timur dilaksanakan di Stadion Letjend Soedirman (SLS) pada Jumat sore (17/7). Acara tersebtu dibuka dengan kegiatan spesial.

2.025 penari dari 5 sanggar tari dan 106 SMP dan SMA berbeda berduyun-duyun memenuhi lapangan hijau menyambut para tamu acara tersebut, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Menteri Koperasi RI Budi Arie Setiadi. Mereka menampilkan tari api kayangan, sebagai simbol identitas Bojonegoro dan kekayaan sumber daya alamnya.

Jumlah tersebut ditetapkan sesuai tahun penyelenggaraan acara, yakni 2025. Sementara tema tari dan pakaian dipilih untuk merepresentasikan kekuatan sumber daya alam Bojonegoro, yakni energi berupa minyak dan gas bumi, termasuk yang ada di situs Kahyangan Api, Kecamatan Ngasem.

Dengan kompak seluruh penari yang berpakaian serba merah dan hitam tersebut berpadu menampilkan berbagai gerakan yang luwes. Usai pertunjukan, mereka langsung menerima sertifikat rekor dari MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia).

(YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
(YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

Representatif MURI yang memberikan penghargaan tersebut, Sri Widiyati mengungkapkan, rekor yang dicatatkan kali ini merupakan rekor terbaru dari Bojonegoro. “Sebelumnya sudah ada beberapa rekor, diantaranya ledre terbesar, senam anti korupsi dengan jumlah perserta terbanyak, tari thengul dengan peserta terbanyak, sajian sego buwuhan terbanyak, serta flash mob disabilitas dengan jumlah peserta terbanyak,” ujarnya.

Dengan pemberian rekor tersebut, Sri dan MURI mengapresiasi pertunjukan tari tradisional tersebut dengan meningkatkan status rekor dari rekor nasional menjadi rekor dunia. Rekor ini tercatat sebagai rekor nomer 12.274 yang dicatat di museum tersebut.

“Luar biasa, tari api kayangan ini termasuk mengangkat kearifan lokal, yakni Kahyangan Api. Sehingga kami tidak hanya mencatatkan rekor ini sebagai rekor nasional, namun juga sebagai rekor dunia,” tambah Sri.

Tentu, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono menyambut gembira pencatatan rekor tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih atas kerjasamanya dengan MURI, kami juga ingin mencatatkan rekor-rekor berikutnya untuk mewujudkan Bojonegoro yang dapat go international,” ujarnya. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Jawa Timur #sumber daya alam #stadion letjend soedirman #harkopnas #muri #Kahyangan Api #energi #sls #khofifah indar parawansa #bojonegoro #hari koperasi nasional #tari #Rekor MURI #tarian #budi arie setiadi #rekor dunia