RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - BPJS Ketenagakerjaan kembali membuat terobosan baru dan inovatif. Guna mempererat hubungan kerja sama dengan para customer, kantor yang berlokasi di Jalan Veteran itu menggelar customer gathering di tiga lokasi wisata termasuk Geopark Bojonegoro.
Acara pembukaan digelar di Kahyangan Api, Kecamatan Ngasem pada Kamis (12/6) pagi. Selanjutnya Kebun Belimbing, Kecamatan Kalitidu dan Teksas Wonocolo, Kecamatan Kedewan.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro Fadlilah Utami menyampaikan, pertemuan diselenggarakan dengan suasana baru.
"Kalau biasanya acara diadakan di kantor atau kumpul-kumpul di hotel, nah, sekarang kita coba suasana baru. Lesehan bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan," tutur perempuan kerap disapa Dilla itu.
Dia melanjutkan, ini saatnya keliling Bojonegoro. Karena kabupaten berjuluk Kota Migas ini memiliki tempat yang istimewa dan tak kalah dengan lainnya. Hal ini, kata dia, hasil berdiskusi dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Welly Fitrama.
"Kita biasa mungkin punya agenda liburan panjang itu ke Surabaya, Denpasar, atau ada yang ke luar negeri. Tapi, hari ini (Kamis, red) kita keliling Bojonegoro. Kami diskusi dengan disbudpar disarankan ke sini (Kahyangan Api) malam hari biar lebih syahdu dan lebih jelas apinya," imbuh Dilla.
Dia menuturkan, adanya customer gathering harapannya bisa lebih dekat dengan para pengguna jasa dan program BPJS Ketenagakerjaan. Juga, sebagai salah satu cara penyampaian program BPJS Ketenagakerjaan.
"Salah satunya BSU (bantuan subsidi upah). Saat ini proses verifikasi dan validasi dari kami. Ini adalah kepercayaan pemerintah dan sudah empat kali dipercaya. Tolong bapak, ibu menyampaikan ke karyawan untuk log in JMO. Karena datanya akan terintegrasi langsung dengan kami," imbau dia.
Elok salah satu peserta customer gathering dari PT. Shou Fong Lastindo menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan karena memberi pemikiran lebih luas dan mengenal daerah-daerah di Bojonegoro khususnya.
Sebab, tak semua pekerja berasal dari Bojonegoro. Adanya customer gathering, lanjut dia, juga sebagai sarana tukar informasi hingga keluhan perusahaan. Bahkan, menurutnya, pihak BPJS Ketenagakerjaan lebih komunikatif. Misal ada perubahan atau kebijakan baru segera di-follow up.
"Acara pertemuan seperti ini sering digelar sama BPJS Ketanagakerjaan tapi banyak indoor atau dalam ruangan. Dan acara ini aku sih seneng banget dari pihak BPJS Ketenagakerjaan lebih komunikatif misal ada perubahan atau kebijakan follow up-nya cepat," ucap Elok. (*/yna)
Editor : Yuan Edo Ramadhana