RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Setelah penantian panjang selama 11 tahun, para Deathbat Indonesia akhirnya bisa bernapas lega. Band raksasa heavy metal asal Huntington Beach, California, Avenged Sevenfold (A7X), dipastikan akan kembali menghentak panggung Jakarta dalam konser tunggal bertajuk "Avenged Sevenfold Live in Indonesia" pada 10 Oktober 2026.
Menariknya, stadion termegah di Indonesia, Jakarta International Stadium (JIS), dipilih menjadi saksi bisu kembalinya M. Shadows, Synyster Gates, Zacky Vengeance, Johnny Christ, dan Brooks Wackerman ke tanah air.
1. Plot Twist: Band yang 'Minta' Datang ke Indonesia
Jika biasanya promotor harus berjuang keras merayu band papan atas dunia, kali ini ceritanya berbeda. CEO Ravel Entertainment, Ravel Junardy, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa pihak A7X sendiri yang menunjukkan antusiasme luar biasa untuk menyapa fans di Indonesia.
Baca Juga: Konser Ungu Bakal Ramaikan Anniversary 3 Dekade BPR Bank Daerah Bojonegoro 2026
"Justru mereka yang sangat ingin ke sini, dan mereka berjanji akan membawakan hal yang sangat spesial," ujar Ravel dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (31/3/2026). Sinyal ini sebenarnya sudah tercium sejak lama melalui interaksi M. Shadows di kanal Discord "Indonesian Chat" yang sempat membuat heboh komunitas musik metal nasional.
2. Harga Tiket: Mulai Rp600 Ribuan Saja!
Pihak promotor telah merilis daftar harga tiket resmi yang terbagi ke dalam beberapa kategori untuk memastikan semua kalangan bisa menikmati aksi panggung pelantun Dear God ini:
-
CAT 3 (Seated): Rp665.000
-
Festival A (Standing): Rp2.550.000 (Kategori Tertinggi) (Harga belum termasuk pajak dan biaya layanan)
Catat Tanggal Pentingnya:
-
Deathbat Pre-Sale: 6 April 2026
-
General Sale: 8 April 2026
3. Kenyamanan Penonton di JIS Jadi Prioritas
Meski JIS memiliki kapasitas fantastis hingga 82.000 orang, Ravel Entertainment menegaskan tidak akan menjual tiket hingga kapasitas maksimal stadion. Target penonton dipatok di angka 40.000 orang demi menjamin kenyamanan, keamanan, dan spot menonton yang ideal bagi setiap penggemar.
Langkah ini diapresiasi banyak pihak mengingat tantangan akustik dan sirkulasi penonton di stadion besar seringkali menjadi kendala dalam konser-konser sebelumnya.
Loyalitas Fans Indonesia di Mata Dunia
Keputusan A7X untuk kembali ke Indonesia setelah terakhir kali tampil pada 2015 bukan tanpa alasan kuat. Menurut data dari Spotify Charts, Indonesia secara konsisten masuk dalam daftar negara dengan pendengar bulanan (monthly listeners) tertinggi bagi genre hard rock dan metal.
Riset dalam Journal of Creative Communications menyebutkan bahwa basis penggemar musik di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, memiliki tingkat keterikatan (engagement) digital yang sangat masif, yang menjadi indikator utama bagi manajemen band global dalam menentukan titik tur dunia mereka.
Baca Juga: The Changcuters Akhirnya Betulan Hijrah ke London, Umumkan Tur Konser ke Inggris dan Skotlandia
Siapkan Tabungan dan Koneksi Internet!
Konser ini diprediksi akan menjadi salah satu pertunjukan musik terbesar di Indonesia pada tahun 2026. Dengan setlist yang dijanjikan berbeda dan memukau, pastikan Anda tidak melewatkan momen "war" tiket pada awal April nanti. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko