RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pada Desember 2025 silam, Netflix membuat geger dunia sinema dengan mengumumkan bakal mengambil alih kepemilikan salah sastu studio legendaris Hollywood, Warner Bros (WB). Pada Jumat dinihari (27/2) perusahaan layanan streaming tersebtu kembali membuat geger jagad sinema dengan topik yang sama, namun ke arah berlawanan.
Diketahui meskipun saat ini sedang menjalani proses transaksi dengan perusahaan induk WB, Warner Bros. Discovery, Netflix resmi membatalkan proses akuisisi tersebut di tengah jalan. Sebab mereka memantau pesaing mereka di pasar hiburan, Paramount Skydance berhasil menawarkan proposal tandingan yang sangat menggoda bagi para pemilik WB Discovery.
“Netflix menyatakan menolak mengajukan kenaikan penawaran untuk Warner Bros. setelah menerima pemberitahuan bahwa jajaran direktur WB menyatakan proposal tandingan dari Paramount Skydance bernilai lebih baik dibanding proposal yang saat ini berlaku dengan Netflix,” bunyi pernyataan resmi perusahaan tersebut pada Jumat dinihari.
Dalam pernyataan perusahaan, co-CEO Netflix, Ted Sarandos dan Greg Peters mengaku tak terlalu bernafsu mengejar akuisisi tersebut, terlebih dengan implikasi finansial yang dihadirkan oleh proposal tandingan tersebut. “Transaksi ini merupakan transaksi bagus jika harganya tepat, namun bukan berarti harus diamankan dengan harga berapapun,” jelas mereka.
Menurut rilis resmi WB, Paramount menawarkan ambil alih perusahaan dengan biaya USD 31 per lembar saham, atau sekitar USD 4,5 lebih banyak ketimbang Netflix. Jika dihitung, menurut perkiraan Associated Press Paramount dapat membeli WB dengan harga total USD 111 milyar (kurang lebih Rp 1.863 triliun), jauh lebih tinggi ketimbang tawaran Netflix sebesar USD 83 milyar.
Jumlah tersebut juga belum termasuk biaya pembatalan negosiasi Paramount-WB sebesar USD 7 milyar. Kemudian, Paramount juga sepakat untuk membayar biaya pembatalan negosiasi Netflix-WB sebesar USD 2,8 milyar, yang berarti Netflix dapat mengantongi kurang lebih Rp 47 triliun sebagai ganti rugi.
Namun, WB juga menyatakan bahwa selama kontrak dengan Paramount belum disetujui, Netflix masih dapat melanjutkan negosiasi sewaktu-waktu. “Persetujuan merger dengan Netflix masih berlaku saat ini, dan jajaran direktur tetap merekomendasikan proposal Netflix, serta belum mengembalikan maupun mengubah proposal tersebut,” bunyi pernyataan resmi perusahan. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana