Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Joko Anwar Raih Apresiasi Luar Negeri, Terima Gelar Kesatria Seni dari Kemenbud Perancis

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 15 Desember 2025 | 00:35 WIB
(Twitter Joko Anwar)
(Twitter Joko Anwar)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Selain karyanya banyak digemari sineas dan penikmat film dalam negeri, sutradara populer Joko Anwar juga banyak dipuja oleh publik sineas luar negeri. Bahkan Pemerintah Perancis tidak segan untuk memberikan apresiasi tinggi untuknya.

Pada Kamis (11/12), Joko menerima penghargaan Chevalier de l’ordre des Arts et des Lettres, atau sederhananya Kesatria Seni dan Literatur oleh Kementerian Kebudayaan Perancis. Namun Joko baru berkisah mengenai penghargaan tersebut pada Sabtu (13/12), setelah kembali ke tanah air.

“Gelar ini bagi saya bukan pencapaian pribadi, tapi merupakan bentuk pengakuan pemerintah Perancis terhadap kemajuan dan kontribusi para seniman Indonesia untuk dunia,” ungkap sutradara yang tahun ini merilis film ‘Pengepungan di Bukti Duri’ dan ‘Legenda Kelam Malin Kundang’ tersebut di media sosial pribadinya.

Sebagai catatan, Kementerian Kebudayaan Perancis memberikan gelar penghargaan komandan, perwira dan kesatria setiap tahunnya untuk seniman dan jurnalis asal Perancis maupun luar negeri. Untuk gelar kesatria, biasanya kementerian memberikan gelar untuk 200 nominasi setiap tahun.

Untuk warga luar Perancis seperti Joko, mereka dibebaskan dari syarat-syarat khusus dan pengajuan seperti seniman-seniman asal negeri Menara Eiffel tersebut. Namun mereka harus ditunjuk langsung oleh kementerian dengan alasan kuat untuk memperoleh penghargaan tersebut, sehingga umumnya penerima memiliki kontribusi dan pengaruh kuat dalam dunia seni.

Joko sendiri terpilih sebagai salah satu warga luar Perancis penerima gelar tersebut berkat tidak hanya banyaknya karya yang telah diciptakannya, namun juga banyak ragamnya yang dapat menembus ke pasar luar negeri. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Kebudayaan Perancis, Rachida Dati.

“Sebagai sutradara dan produser yang kadang merangkap jadi aktor juga, karya-karyanya menjadikan Joko sebagai sutradara asal Asia yang paling berpengaruh dalam generasi saaat ini. Joko memiliki peran penting dalam mmbentuk generasi sinema baru Indonesia, dan membuktikan bahwa niatan artistik dapat digabung dengan popularitas di kalangan umum,” jelas Rachida, sebagaimana diterjemahkan Joko.

Penghargaan ini datang kepada Joko Anwar jelang rilis karya barunya, ‘Ghost in the Cell’ pada 2026 mendatang. Selain itu, gelar ini juga melengkapi lima penghargaan yang disabet ‘Pengepungan di Bukti Duri’ dalam penganugerahan Festival Film Indonesia 2025. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#seniman #joko anwar #seni #Kementerian Kebudayaan #sutradara #Pengepungan di Bukit Duri #sineas #KESATRIA #film #perancis #apresiasi #sinema