Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Istri Gugat Suami Karena Suka Mabuk dan Judi Online

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 30 November 2023 | 19:20 WIB
Ilustrasi Gugatan Cerai (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi Gugatan Cerai (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga dan minum-minuman keras membuat istri menggugat cerai suami.

Perilaku kasarnya suami karena sering bermain judi online hingga berakibat pada pertengkaran. 

Pasangan menikah pada Juni 2019 tersebut memilih bercerai pada November 2023 ini. Sejak Juni 2020 hubungan rumah tangga pasutri mulai tidak harmonis.

Orang tua dengan satu anak tersebut sering bertengkar. Suami yang hobi bermain judi online, bersifat temperamental, berbicara dan berperilaku kasar, minum-minuman keras, hingga melakukan KDRT. Membuat istri menggugat cerai suami pada November tahun ini.

Panitera Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro Sholikin Jamik mengatakan, perceraian terbesar di Bojonegoro penyebabnya karena pertengkaran akibat judi online.

Perkara ini menandakan efek dari judi online. Yakni, suami mabuk-mabukan, temperamental, hingga sering melakukan KDRT terhadap istri. ‘’Istri selalu menjadi korban,’’ lanjutnya.

Tercatat sebanyak 7.469 perkara perceraian di Bojonegoro hingga Oktober tahun ini. Didominasi oleh cerai gugat sebanyak 1.722 perkara. Selanjutnya, sebanyak 747 perkara cerai talak. Alasan rerata istri menggugat cerai karena suami kecanduan bermain judi online.

Dia menambahkan, bermain judi online akan membuat seseorang kecanduan. Karena judi online sebenarnya hanya menjual harapan, tanpa kenyataan. Semua dibuat berdasarkan system yang dikendalikan oleh bandar. Pada permainan pertama dan kedua mungkin bisa menang. Tapi, pada permainan berikutnya akan terus kalah. Selanjutnya, pada permainan ketujuh mungkin bisa menang lagi, tapi berikutnya akan terus kalah. ‘’Permainan tersebut akan membuat kecanduan. Jadi, tidak ada ceritanya orang sukses karena judi online,’’ ujarnya.

Dari adanya kasus ini, Sholikin berharap, dapat menyadarkan masyarakat bahwa bekerja keras itu penting. ‘’Walaupun susah payah, pasti akan ada hasilnya. Daripada judi hanya membawa harapan palsu dan tidak akan membuat sukses,’’ tuturnya. (ewi/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#judi online #cerai #minuman keras #pasutri #minum #gugatan #bojonegoro #rumah tangga #kdrt #perkara #Gugat Cerai #pengadilan agama #perceraian #kekerasan dalam rumah tangga